“Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi bagaimana seseorang mampu berpindah dari kehidupan yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat bagi sesama,” pesan Ustad Ucay di hadapan para peserta kegiatan.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam harus dijadikan pengingat bagi seluruh warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.
“Peringatan 1 Muharram ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting bagi kita semua, khususnya warga binaan, untuk melakukan introspeksi diri. Saya berharap kegiatan keagamaan seperti ini mampu menumbuhkan semangat hijrah, memperkuat iman, serta menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” ujar Alexander.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang berharap nilai-nilai spiritual yang ditanamkan dapat terus menjadi fondasi dalam proses pembinaan warga binaan, sehingga mampu membentuk karakter yang positif, meningkatkan kesadaran diri, serta mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Red/Feri Tanjung







