Hasil pemeriksaan bapak anak satu, mengaku barang haram tersebut diperoleh dari inisial PS warga Citaman Jernih. Dimana pelaku pahmi sebagai perantara untuk mengantarkan narkotika jenis sabu untuk transaksi kepada pelanggan inisial FI.
Hasi penjualan pelaku Pahmi mendapatkan upah sebesar Rp. 20 ribu dari PS setelah mengantarkan narkotika jenis sabu paketan sebesar Rp. 400 ribu rupiah kepada FI. Namun sebelum melakukan transaksi pelaku sudah berhasil ditangkap,” ujar Mantan Kapolres Batubara.
Selanjutnya, lanjut Kapolres. Setelah hasil introgasi kepada pelaku tim opsnal melakukan pengembangan terhadap pelaku FI dan PS, namun saat dilakukan penangkapan pelaku berhasil melarikan diri.
Akibat perbuatanya, Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Perbaungan dan akan dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Sergai guna Proses lebih lanjut.
“Pelaku Kita kenakan Pasal 114 (1) Sub Psl 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 Ancaman Hukuman Penjara Paling Lama 20 Tahun,” tutup Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (RH).








