
Menurutnya, Hari Peduli Sampah Nasional ini dijadikan momentum untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam pengelolaan sampah. Pemerintah sendiri telah menargetkan Indonesia akan bebas sampah pada tahun 2020.
Selain itu, sebutnya, “ini juga merupakan kegiatan TNI agar selalu dekat dengan masyarakat, sehingga tidak ada jarak antara Aparat dan masyarakat,” pungkas Alex.
Sasaran kegiatan gotong royong, pemungutan sampah kiri-kanan jalan mulai dari simpang Nato sampai depan kantor lurah, hingga pengangkatan sampah plastik yang ada di dalam parit sepanjang jalan untuk dikumpulkan dan dibuang ke TPA.
Hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut antara lain, Lurah Sungai Pelunggut beserta staf Kelurahan, Babinkatibmas, Seluruh pengurus LPM Kelurahan, Ibu-ibu PKK, Para Tokoh agama, Para Tokoh masyarakat, seluruh Ormas se- kelurahan, perwakilan Pramuka dari sekolah se- kelurahan, perwakilan warga bekisar 70 orang. (Red/Sub)







