Sebar Ujaran Kebencian, Oknum PNS di Asahan Ditangkap Polisi

“Postingan tersangka di Media Sosial tersebut menimbulkan persepsi yang berbeda di masyarakat dan tidak berdasarkan fakta, sehingga dapat menimbulkan kegaduhan di Kabupaten Asahan. Terlepas dari tersangka yang masih mengelak, kita sudah bisa membuktikan dengan 2 alat bukti yang sah dan kita juga sudah meminta keterangan dari ahli bahasa”, ungkap Kapolres.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 3 lembar hasil screen shoot postingan Media Sosial Facebook atas nama Wahyu Adi dan satu unit handphone berikut sim card milik tersangka.

“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) UU no 19 tahun 2016 Subsider Pasal 45 ayat (3) tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun dan/atau denda Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah)”, tutup Kapolres. (Red/Jimmy P).