https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=389373705819539&id=100042407390904&sfnsn=wiwspwa
Sementara itu disisi lain, Kepala Instansi Forensik dr. Ricka Brillianty menyebutkan Jasad Bayi tersebut sudah sejak pagi menjelang subuh dan kami tawarkan untuk Menggunakan ambulans.
“Keluarganya menolak dan ingin di bawa menggunakan sepeda motor,” ungkap dr. Ricka Brilianty.
“Bukan kami membiarkan siapapun yang memerlukan bantuan dan akan disiapkan surat keterangan tidak mampu dan akan dibantu untuk pengantaran dan pemakaman,” tambah Ricka.
Dikesempatan yang berbeda awak media liputantoday.com mencoba menghubungi pihak RSUD DR Doris Sylvanus untuk mengkonfirmasi perihal tersebut, Namun pihak rumah sakit enggan berkomentar dan mengarahkan ke bagian humasnya.
“Ini dengan ruangan bangsal nya pak, ini dari mana, langsung ke bagian humasnya pak” Sambil memberikan nomor kontak humas pihak rumah sakit tersebut.
Awak media mencoba menghubungi kembali pihak humas RSUD DR Doris Sylvanus dan menerangkan “Kejadian jenazah anak dibawa pulang pakai motor tersebut memang benar dan Pihak kita juga sudah menawarkan agar Jenazah Bayi tersebut dibawa pakai Ambulans, Cuma pihak keluarga menolaknya tampa memberi alasan, dan rencana kita nanti akan adakan pers rilisnya tapi belum tau kapan waktunya, ntar kita kabarin bapaknya dech, terang humas RSUD DR Doris Sylvanus diakhiri perbincangan, pada Rabu (16/12/2020). (Am/Navi).






