“Kami ingin memastikan bahwa suasana Lebaran di lapas tetap terasa hangat dan penuh kebersamaan, baik bagi warga binaan maupun keluarga yang datang berkunjung. Ini merupakan momen penting untuk mempererat tali silaturahmi,” ujar Alexander Lisman Putra.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang humanis menjadi salah satu komitmen dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.
Dengan suasana yang berlangsung akrab dan kondusif, momen kunjungan Lebaran di Lapas Bangkinang tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi warga binaan untuk terus menjalani pembinaan dengan lebih baik.
Redaksi/Feri tanjung







