LiputanTODAY.Com (Medan) – Bergulirnya pembahasan RUU Omnibus Law yang diajukan oleh Presiden ke DPR menjadi polemik di berbagai kalangan.
Dari beberapa cluster omnibus law, cluster di bidang Ketenagakerjaan menjadi paling banyak disoroti masyarakat luas.
Kali ini Tim Advokat Medan yang disingkat TAMA angkat suara. Menurut salah satu anggota Tim, Daniel Pardede SH, MH menyebutkan, RUU Omnibis Law ini dari awal juga sudah bermasalah.
“Bagaimana mungkin sebuah RUU harus dipaksa selesai 100 hari ? RUU ini kan akan menyangkut seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah harusnya teliti dan cermat dalam pengajuan RUU ini,” ucap Daniel Pardede.








