Menginisiasi program kerja bakti dan kegiatan sosial kemanusiaan seperti santunan, donor darah, dan bantuan bagi korban bencana.
Memperkuat kemitraan dengan perangkat desa/kelurahan, lembaga masyarakat (RT/RW), dan organisasi kepemudaan lain untuk menyukseskan berbagai program pembangunan.
3. Kemandirian Organisasi dan Ekonomi
Membentuk unit usaha atau program “Karang Taruna Preneurship” untuk menumbuhkan kemandirian finansial organisasi.
Mengoptimalkan penggunaan media sosial dan platform digital untuk promosi kegiatan, transparansi laporan, dan upaya penggalangan dana.
4. Pelestarian Budaya dan Olahraga
Rutin menyelenggarakan kegiatan seni, budaya, dan olahraga untuk menyalurkan bakat pemuda serta melestarikan nilai-nilai lokal Riau.
Memfasilitasi pembentukan kelompok minat seperti klub baca, tim olahraga, dan komunitas kreatif agar keragaman talenta pemuda dapat terwadahi.
Dengan rekam jejak panjang sebagai aktivis, kedekatannya dengan berbagai tokoh pemerintahan, serta visi-misi yang jelas dan progresif, Teva Iris kini dipandang sebagai figur paling potensial untuk membawa Karang Taruna Provinsi Riau menuju era baru yang lebih maju, mandiri, dan produktif. Pemuda Riau menunggu perubahan — dan Teva Iris dinilai mampu menjadi motor utama perubahan tersebut.





