“Saya berharap pemerintah desa masih menjaga adat istiadat tradisi kebudayaan jawa tetap dilaksanakan, semoga kedepan semakin maju, gemah ripah loh jinawi,” Pungkas Sukardi. Senin, (14/10/2019).

Selain itu, ada juga pasar rakyat yang digelar disepanjang jalan desa, berbagai macam pernak pernik yang diperjual belikan dari anak-anak hingga dewasa.
Pada malam hari masyarakat dipertunjukan dengan penampilan wayang kulit di lapangan depan balai desa Girirejo, Kemeriahan tersebut sangat ditunggu-tunggu semua orang warga desa dan ada juga dari pendatang luar kota untuk menyasikan pergelaran wayang kulit di dalangi Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta.


