LiputanToday.com (KENDAL) – Sekitar 3.104 warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mengandalkan tujuh sumur bor untuk memasok kebutuhan air. Tujuh sumur tersebut tersebar di lima RW yang ada di desa tersebut dengan total 20 RT.
Sekretaris Desa Jatirejo, Hantiyono mengatakan setiap harinya warga mengandalkan sumur tersebut untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, hingga untuk diminum. Pasokan air dari sumur tersebut saat ini masih mencukupi. Namun, tidak menutup kemungkinan pada Agustus dan September air bakal terus menyusut karena kemarau.
“Saat ini pasokan air dari tujuh sumur melimpah dan mampu memenuhi kebutuhan warga. Air sumur tersebut juga telah dilakukan uji laboratorium dan layak konsumsi,” ujar Hantiyono.
Dirinya mengatakan, tahun lalu sebagian besar warga masih kekurangan air. Pihak desa pada 2018 membuat dua sumur baru dengan kedalaman sekitar 110 meter. Dua sumur baru satu bantuan dari pemerintah provinsi dan satu lagi menggunakan dana desa.
Selanjutnya, Hantiyono mengharapkan dua sumur yang dibangun di Dusun Duren Lor dan Duren Selatan. Warga dari dua dusun tersebut kerap kesulitan air bersih saat kemarau.








