Usia penjelasan, ke-39 calon perwira TNI AL ini menjalankan semua skenario praktek VBSS melingkupi materi Tehnik, Boarding (menaiki kapal sasaran), Person Search (penggeledahan personil), Vessel Search (penggeledahan ruangan di kapal) dan Heading (komunikasi melalui komunikasi KRI ke kapal sasaran).
Kepada seluruh peserta latihan, Kadeppel menekankan untuk mengunakan Lattek ini dengan sunguh-sungguh, fahami ilmu yang disampaikan oleh Instruktur dengan sebaik baiknya sebagai bekal tugas sebagi Perwira Divisi Kapal Perang nanti.
“Lattek VBSS ini harus dilaksanakan dengan kewaspadaan, hati-hati, pemeriksaan di medan sesungguhnya sangat berat, kalian akan mendapat tantangan yang berbeda dan jauh lebih sulit karna kalian akan berhadapan dengan ombak yang tinggi dan Kapal kapal asing yang melakukan pelanggara, jangan sampai terjebak dalam pengaruh ABK kapal yang diperiksa, untuk menipu dan mencelakai kita sebagai penegah hukum di laut,” pungkasnya.
Tampak hadir menyaksikan latihan VBSS ini Seklem AAL Kolonel Laut (P) Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han), Kadeppel AAL, Komandan KAL Kadet-06, dan Palaklat Admin Game lainnya. (Red/Navi).





