, ,

KRI Makassar-590 Tiba, Gubernur AAL Sambut 115 Taruna AAL Tingkat l Selesai Lattek Pra Jalasesya

LiputanToday.Com (Surabaya) – KRI Makassar – 590 yang dikomandani Letkol Laut (P) Hariono tiba kembali di Pangkalan Surabaya, Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., Ibu Asuh Taruna dan para Kepala Departemen (Kepala Program Pendidikan) AAL menyambut kedatangan 115 Taruna AAL Tingkat l yang baru menyelesaikan Latihan Praktek Layar Pra Jalasesya, Senin (30/3).

KRI Makassar-590 tiba sekitar Pukul 09.30 Wib di Dermaga Madura, Komando Armada ll, Ujung, Surabaya, setelah membawa 115 Taruna AAL Tingkat l Angkatan ke- 68 selama 14 hari dengan rute pelayaran Surabaya – Banjarmasin – Palu – Surabaya.

Tampak hadir menyambut tibanya KRI Makassar-590 antara lain Pangkoarmada ll Laksda TNI Heru Kusmanto, S.E.,M.M. Danguspurla Koarmada ll Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo, Ibu Asuh Taruna Ny. Eni Edi Sucipto, para Asisten Pangkoarmada ll, Danmen AAL, para Kadep (Kaprodi) AAL dan pejabat lainnya.

Gubernur AAL dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pangkoarmada ll dan Komandan KRI Makassar atas dukungan pelaksanaan Lattek pelayaran Taruna yang telah menyiapkan KRI, mulai dari keberangkatan hingga penyambutan KRI sekembalinya dari pelayaran Pra Jalasesya yang sangat luar biasa.

Menurutnya, Lattek Pelayaran Pra Jalasesya ini merupakan pelayaran pertama bagi Taruna Tingkat l, guna memberikan gambaran kehidupan di KRI, memperkenalkan aturan dinas dalam, peran-perang yang dilakukan di kapal perang saat sandar maupun berlayar, sehingga diharapkan dapat memberikan gambaran Korps apa yang akan dipilih nantinya.

Selain itu, Gubernur AAL juga mengingatkan para Taruna yang baru tiba dari Lattek bahwa Indonesia bahkan dunia saat ini, sedang dilanda wabah Coronavirus Disease (Covid-19), jadi perlakuan Koarmada ll terhadap KRI dan personel yang baru tiba di pangkalan, dengan pemeriksaan yang ketat baik suhu tubuh, pemberian hand sanitizer dan masuk bilik disinfektan, merupakan bagian dari prosedur yang harus dijalankan dalam memutus penyebaran Covid-19 ini.

“Terkait dengan wabah Covid-19 ini, kita perlu komitmen bersama, semangat bersama, perlu disiplin bersama untuk menjaga diri masing-masing agar tidak tertular dan masuk ke satuan, sehingga aturan yang sudah disampaikan tentang pencegahan virus ini dengan penerapan pola hidup sehat, sosial dan physical distancing, agar dicamkan dan dilaksanakan sepenuhnya,” pungkasnya. (Red).

, ,

Cegah dan Putus Rantai Penyebaran Covid 19, AAL Terus Edukasi Personelnya

LiputanToday.Com (Surabaya) – Untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang kini sudah memulai babak baru penyebarannya di Indonesia, pimpinan Akademi Angkatan Laut (AAL) sesuai perintah dari Mabes TNI/TNI AL dan merujuk pada instruksi Presiden RI, terus serius memberikan edukasi kepada personelnya untuk tahu dan faham tentang Covid 19 dengan benar.

Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. kembali mengingatkan seluruh personel dijajarannya untuk waspada, peduli dan mendukung gerakan besar pemerintah dengan langkah-langkah yang telah diambil guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Gubernur AAL di hadapan ratusan personelnya pada Apel Khusus di Lapangan Banda, Mako AAL, Surabaya, Selasa (17/3).

Panglima TNI dalam amanatnya yang dibacakan Gubernur AAL mengatakan, Informasi simpang siur yang beredar di media sosial sering kali membuat kita gagal paham dan salah mengambil tindakan, bahkan menjadi paranoid dan latah. Kebiasaan kita untuk menjadi yang pertama tahu ataupun yang pertama posting justru dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi menyesatkan.

Saat ini Pemerintah telah memberi pedoman beberapa protokol yang harus diikuti. Presiden juga telah berulang kali memberikan penjelasan sebagai pedoman bagi seluruh rakyat serta Kementrian, Lembaga, dan instansi Pemerintah lainnya.

“Saat ini bergantung pada kita semua untuk disiplin dalam menjalankan semua protocol dan langkah langkah yang dianggap perlu. Hindari menyebarkan berita berita yang tidak jelas kebenarannya dan membuat resah,” terangnya.

Menurutnya, Langkah social distancing harus dilaksanakan secara serempak dan dalam waktu yang cukup untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Kekuatan minimum efektif diharapkan dapat mendukung langkah tersebut, dengan tetap memungkinkan satuan dan organisasi melaksanakan tugas dengan efektif. Kebiasaan hidup sehat harus terus dilakukan disertai dengan kewaspadaan bila mengalami gejala gejala yang menunjukkan kemungkinan tertular. Pelajaran yang dapat kita ambil dari negara negara yang sudah mengalami epidemi Covid-19 seperti China, Korea Selatan, Jepang, dan Singapura, adalah kepatuhan seluruh elemen masyarakat pada kesatuan komando yang terstruktur dari Pemerintah.

“Oleh karena itu saya tekankan pada seluruh jajaran TNI agar sejalan dan tidak keluar dari kebijakan Pemerintah, agar didapat kesamaan langkah dan menghindari berita atau perintah yang simpang siur,” pungkasnya.

Dalam penekannya, Panglima TNI juga memberikan pedoman pelaksanaan untuk pencegahan dan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 ini antara lain penyiapan hand sanitizer di satuan masing-masing, menerapkan pola hidup sehat, membudayakan cuci tangan, menunda perjalanan dinas, lemdik melaksanakan observasi lanjutan bagi siswa asing, kembali dari luar negeri laksanakn isolasi mandiri, social distancing, membatasi kunjungan tamu dan penekanan lainnya. (red).

, ,

Dua Psikolog TNI AL, Damping 115 Taruna AAL Tingkat l di Pelayaran Pra Jalasesya

LiputanToday.Com (Surabaya) – Dua orang psikolog dari Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispesial) diikutkan dalam Latihan Praktek Layar Pra Jalasesya yang diperuntukan bagi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat l Angkatan Ke-68 yang dilepas Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. kemarin di Lapangan Banda, AAL, Bumimoro, Surabaya.

“Dua perwira Dispesial ini adalah Mayor Laut (KH) Joko Parjianto, M.Psi. dan Lettu Laut (KH) Yudhistira Arya, S.Psi. yang akan turut mendampingi Taruna selama 14 hari pelayaran dengan menggunakan KRI Makasar-590 dengan rute Surabaya, Balikpapan, Palu, Surabaya,” terang Kepala Departeman Kepemimpinan (Kadeppim) AAL Letkol Laut (KH) Anon Susilo Hadi, M.Sc, usai olahraga bersama, Selasa (17/3).

Menurut Anon, sapaan akrabnya Kadeppim yang juga seorang Psikolog ini mengatakan bahwa tujuan dari keterlibatan Tim Psikologi TNI AL dalam pelayaran ini, antara lain untuk melakukan observasi dinamika perilaku Taruna dan Taruni selama mengikuti kegiatan pelayaran.

Aktifitas pelayaran ini lanjutnya, akan menjadi salah satu media yang bagus untuk melakukan beberapa asesmen awal, yang hasilnya akan digunakan untuk melengkapi hasil atau data pemeriksaan psikologi dalam rangka penjurusan Korps yang akan dilaksanakan oleh para Taruna dan Taruni setelah mereka selesai Lattek.

Menurutnya hal ini juga untuk memberikan support dan pembekalan psikologi kepada Taruna dan Taruni agar mereka secara psikis siap menerima Korps (Pelaut, Teknik, Elektronika, Suplai dan Marinir :Red) yang diberikan, sehingga kemudian mereka diharapkan mampu segera mnyesuaikan diri dengan tuntutan proses belajar selanjutnya di kampus sesuai dengan Korpsnya masing-masing.

Pendampingan ini tambahnya, juga bisa digunakan untuk memberikan pembekalan psikologi yang dikaitkan dengan current issue, misal : menjaga pola hidup sehat secara psikis, dikaitkan dengan issu yang saat ini hangat dan membuat masyarat dunia waspada yaitu, issu penyebaran Covid 19. terangnya. (red).

, ,

Persiapan Latsitardanus 2020, Taruna AAL Terima Pembekalan Walikota Bitung

LiputanToday.Com (Surabaya) – Menjelang Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) Ke-40 Taruna Akademi TNI tahun 2020, Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-65 menerima pembekalan Walikota Bitung, Sulawesi Utara, Maximilian Jonas Lomba, Rabu (11/3).

Kedatangan Walikota Bitung yang nantinya akan menjadi daerah pelaksanaan Latsitardanus 2020 ini, diterima Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E. M. M, Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., Seklem, para Pejabat Utama AAL dan Taruna Tingkat IV Ankatan ke-65.

Tampak mendampingi kunjungan Kerja Wali Kota Bitung, Dandim Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat, Danyon Marhanlan VIII Lantamal Menado, Letkol Marinir Nandang Permana, Asisten l, Frangky Lady, Kabag Umum,Theo Rorong, Kabag Protokol, Albert Sergius dan Kabagkesbangpol, Oktovianus Tumundo Usai penerimaan dan foto bersama di Depan Gedung Mako R. Suebijakto, Gubernur dan Walikota menuju Auditorium Mandalika, Komplek Kihajar Dewantara, AAL untuk pelaksanaan pembekalan Walikota Bitung kepada Taruna Tingkat IV.

Gubernur AAL menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Walikota Bitung beserta jajarannya yang telah meluangkan waktu untuk hadir memberikan pembekalan dan pencerahan tentang pengenalan budaya dan kearifan lokal serta ciri khas daerah Bitung kepada calon peserta Lasitardanus XL tahun 2020 Taruna/taruni Tingkat IV Angkatan ke-65 AAL.

Menurut Gubernur AAL, para Taruna Angkatan ke-65 yang akan melaksanakan Latsitardanus kedepan ini, juga sedang berada pada kondisi latihan Magang di atas kapal dan pasukan untuk memberikan gambaran peneugasan yang segera mereka hadapi pasca Prasetya Perwira yang rencana akan dilaksanakan Juli 2020 mendatang.

Latsitardanus tahun ini lanjutnya, merupakan kegiatan kurikulum integratif taruna Akademi TNI bersama dengan Akpol dan Praja IPDN serta mahasiswa dari beberapa universitas yang dilaksanakan menjelang akhir pendidikan Taruna Tingkat IV.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuh kembangkan jiwa dan semangat integrasi, meningkatkan etika moral kejuangan taruna sebagai upaya membangun soliditas TNI serta sebagai bekal bagi Taruna/i Tingkat IV dalam menyongsong tugas dimasa yang akan datang.

“Kepada para Taruna/i AAL, saya perintahkan, simak dan perhatikan betul-betul pembekalan yang akan diberikan oleh bapak Walikota Bitung, karena saya yakin akan sangat berguna bagi kalian untuk dijadikan sebagai pedoman selama melaksanakan kegiatan latsitarda nantinya,” pinta Gbernur AAL.

Sementara itu Walikota Bitung, menjelaskan dengan gambling dan detil tentang daerah yang dipimpinnya. Ia memulai dengan menjelaskan sejarah, penduduk, luas wilayah, demografi, sosial budaya, prestasi, potensi dan program-program unggulang yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam kepemimpinnya dan diakhir pembekalannya, Walikota memberi kesempatan Taruna untuk bertanya seputar materi yang diberikan.

, ,

Tips Cegah Corona, Personel AAL Diingatkan Jaga Etika Pergaulan Hingga Cuci Tangan

LiputanToday.Com (Surabaya) – Untuk tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat tentang Virus Corona, Akademi Angkatan Laut (AAL) kembali mengingatkan personelnya untuk tenang, menjaga etika dalam pergaulan hingga mengedukasi kembali cara cuci tangan yang benar untuk mencegah penyebaran virus ini.

Lettu Laut dr. Khrisma Yanu Arsyayudha dari Subditkes AAL kembali menyosialisasikan tentang upaya upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid 19 ini, kepada seluruh personel yang digelar di Lapangan Banda, Mako AAL, Bumimoro, Surabaya, Selasa (10/3).

Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. untuk mengedukasi personel AAL tentang Covid 19, Sehingga bisa melakukan pencegahan untuk diri sendiri, keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut dr. Yanu, Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

Virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019 lalu. Virus ini menular dengan cepat dan telah.menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.

Corona virus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Coronavirus mempunyai masa inkubasi virus 2-14 hari hingga munculnya gejala, koronavirus menyebabkan gejala penyakit saluran nafas atas dan bawah dengan gejala utama seperti batuk, pilek, radang tenggorokan, pembesaran kelenjar adenoid/kelenjar getah bening, bronkitis, pneumonia serta sesak nafas.

Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Sampai saat ini lanjutnya, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah tetap tenang, jangan panik dan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan terinfeksi virus ini serta menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga dan lingkungan.

Ada beberapa cara untuk mencegah terjangkit penularan virus Corona, jelas dr. Khrisma, yaitu mengkomsumsi makanan bergizi yang berfungsi sebagai zat pembangun dan memperbaiki sel/jaringan tubuh kita yang rusak, tambahan suplemen vitamin untuk menunjang status imun kita.

Kemudian olahraga teratur membuat sistem kekebalan tubuh kita lebih aktif dalam membunuh kuman penyakit yang masuk kedalam tubuh.

“Hindari tempat keramaian dan tertutup, penyebaran virus Corona dapat dengan mudah terjadi bila berada di tempat keramaian. Virus ini dapat mati oleh sinar matahari langsung yang mengandung sinar ultraviolet A dan B,” ungkap dr. Khrisma.

Perhatikan etika batuk, lanjutnya, pemakaian masker diutamakan untuk orang yang menderita infeksi virus Corona dan orang yang kondisi tubuhnya sedang lemah.

Kemudian jangan membuang ludah, lendir maupun dahak disembarang tempat serta usahakan selalu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir guna mencegah penyebaran infeksi virus Corona. (Red).

,

Taruna AAL Ikuti Ajang STTAL English Debate Competition 2020

LiputanToday.Com (Surabaya) – 18 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) mengikuti ajang STTAL English Debate Competition tahun 2020 yang digelar Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), Surabaya, Senin (9/3).

Menurut Kepala Departeman Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) Kolonel Laut (P) Dr. Isworo Sutristyanto, S.H., M. A. P. mengatakan, dari 18 Taruna yang diikutkan, enam Taruna diantaranya Tingkat lll dan 12 Taruna lain Tingkat ll dengan dua dosen pendamping.

Kompetisi yang diikuti ratusan mahasiswa dari 23 perguruan tinggi negeri, kedinasan maupun swasta ini lanjut Isworo, diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-54 STTAL tahun 2020.

Peserta debat kali ini berasal dari Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Negeri Jember, UPN Veteran Surabaya, Universitas Hang Tuah Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, Politeknik Pelayaran Surabaya, Universitas Muhammadyah Malang, Universitas Islam Negeri Malang, STTAL, AAL dan lainnya.

“Kompetisi ini, direncanakan berlangsung dua hari, yakni 9 S/d 10 Maret 2020, untuk kegiatan hari ini diawali dengan opening ceremony, rollcall matchup peserta debat, case building dan preliminary round,” pungkasnya. (Red/Kabagpen AAL).

, ,

115 Taruna Taruni AAL Tingkat l Selesai Latihan Praktek Sea Survival

LiputanToday.Com (Surabaya) Setelah sepekan belangsung, Latihan Praktek (Lattek) Sea Survival bagi 115 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat l Angkatan Ke – 68 rampung dilakukan, hal tersebut ditandai dengan Upacara Penutupan Lattek yang dipimpin Kepala Departeman Pelaut (Kadeppel) Letkol Laut (P) Awang Bawono, S.E., MM., M.A.P. beberapa waktu lalu. Minggu (08/03/2020).

Menurut Kadeppel, Upacara Penutupan yang digelar di Gedung Bawean Deppel AAL, Bumimoro, Surabaya ini, adalah tanda berakhirnya Lattek Sea Survival yang diselenggarakan Departeman Pelaut (Deppel) selaku Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut bagi 115 Taruna Tingkat l Angkatan Ke – 68.

Lattek Sea Survival kali ini lanjut Kadeppel, telah dilaksanakan selama lima hari dari mulai tanggal 2-6 Maret 2020 dengan menggunakan fasilitas latihan di kolam renang Jala Kridha Tirta AAL selama empat hari dengan materi pendalaman teori, uji ketahanan di air dan praktek di kolam renang.

Kemudian untuk tahap lanjutan praktek dilaksanakan di Kombasin Koarmada II, Ujung, Surabaya selama satu hari di bawah bimbingan pelatih dari Dinas PenyelamataBawah Air (Dislambair) Koarmada II.

Seperti pada Protokol 1988 tentang Convention for Safety of Life at Sea 1974 (Solas) yang diratifikasi melalui Keputusan Presiden Nomor 65 Tahun 1980, Kadeppel menegaskan bahwa pelatihan ini perlu dilaksanakan dan merupakan tahapan awal untuk Taruna Tingkat I agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan kepercayaan diri saat menghadapi situasi kedaruratan sebelum melaksanakan praktek berlayar di KRI,” jelas Kadeppel.

Dengan berakhirnya kegiatan Lattek ini lanjut Awang, lembaga pendidikan AAL berharap kepada seluruh Taruan AAL Tingkat I memiliki pengetahuan, keterampilan dan percaya diri pada saat menghadapi resiko dan beragam situasi darurat seperti orang jatuh ke laut (Man Over Boat), cuaca buruk hingga peran peninggalan kapal.

“Untuk itu sebelum berakhirnya Lattek ini, saya mewakili Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E.,M.M. menyampaikan terimakasih kepada seluruh staf latihan dan para taruna atas terselenggaranya Lattek ini, semoga Lattek ini dapat bermanfaat dalam kedinasan nantinya,” pungkasnya. (Kabagpen AAL, Mayor Laut (KH) Rohman Arif, S.Sos/Red).

, ,

AAL Komitmen Bangun Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

LiputanToday.Com (Surabaya) – Akademi Angkatan Laut (AAL) kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas pada Rabu (4/3).

Penandatanganan Pakta Integritas yang digelar di Gedung Maspardi, Kesatrian Bumimoro, AAL, Morokrembangan, Surabaya, ini, dipimpin Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S. E., M.M.diikuti seluruh Pejabat Utama dan personel AAL lainnya.

Menurut Gubernur AAL, pernyataan AAL sebagai zona integritas menuju WBK dan WBBM ini, sebagai bagian dari kesungguhan institusi AAL dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang berkomitmen untuk mewujudkan menjadi lembaga yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih dan melayani.

Dalam pelaksanaan reformasi birokrasi lanjut Edi- sapaan akran Gubernur AAL ini, AAL terus berupaya untuk meningkatkan kinerja satuan, oleh karena itu perlu adanya komitmen yang kuat dalam menjamin kelancaraan dan kesuksesan pelaksanaan program pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM secara konsisten dan berkelanjutan.

Menururnya, penetapan ZI menuju WBK dan WBBM adalah salah satu formulasi yang tepat untuk dapat meningkatkan kinerja sehingga dapat dijadikan sebagai landasan yang kokoh dalam mewujudkan ZI di AAL.

“AAL harus mempunyai komitmen yang kuat dalam membangun enam program yaitu, Bidang Manajemen Perubahan, Bidang Tatalaksana, Bidang Penataan Sistem SDM, Bidang Penguatan Pengawasan Bidang Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Bidang Penguatan kualitas pelayanan publik,” terangnya.

Oleh karena itu tambahnya, perlu adanya dukungan dan masukan dari semua satker, agar AAL mampu maraih predikat WBK di tahun 2020 ini. (Red/Navi).

,

AAL Siapkan 6 Tarunanya Ikuti Ajang Debat Bahasa Ingris

LiputanToday.Com (Surabaya) – Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam hal ini Depatemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Depiptek) menyiapkan enam orang Taruna dan Taruni AAL tingkat lll dan ll untuk mengikuti ajang Debat Bahasa Ingris pada bulan Maret 2020 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kadepiptek) AAL Kolonel Laut (P) Dr. Isworo Sutristyanto saat meninjau Latihan Intensif Bahasa Ingris di Laboratorium Bahasa, Depiptek, Kesatrian AAL, Surabaya, Minggu (1/3).

Menurutnya, kegiatan latihan intensif debat Bahasa Inggris dan sparing dengan beberapa tim dari universitas di Surabaya ini, sebagai persiapan STTAL Debate Competition yang akan diselengharakan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) dalam rangka Diesnatalis pada 9-10 Maret 2020 mendatang.

“Kita saat ini, tengah menyiapkan enam Taruna, yang terbagi dalam dua tim, tiga orang diantaranya Taruna Tingkat ll dan tiga orang Taruna tingkat lll dengan dua instruktur profesional dari AAL dan satu dari luar,” terang Isworo.

Pada latihan kali ini lanjutnya, para Taruna diberikan materi Government Should Invest On Nasionalism Movie. Dengan materi ini, mereka dipacu untuk mengungkapkan penguasaan pengetahuan tentang materi dan keterampilan dalam berdebat, menyerang dan mengcounter secara bebas dengan dipandu para instruktur.

Isworo menekankan pada pada para Taruna untuk memperhatikan hal penting dalam debat yaitu, penguasaan materi dari topik topik terkini, materi berargumentasi, cara menyampaikan pendapat dan cara atau teknik debatnya termasuk tugas dari masing anggota dalam tim.

“Satu hal yang penting, Debater harus banyak membaca literatur baik buku, media online, koran, radio, nonton TV berita dan literatur lainnya, Sehingga dapat menyajikan argumentasi dengan penalaran yang logis dan berdasar,” terang Isworo.

Ia berharap, tim yang dikirim tahun ini bisa berbuat yang terbaik, fokus, tampil tanpa beban dan mengeksplor kemampuannya dengan baik.

“Tahun lalu diajang yang sama, AAL menjadi Juara The Best Speaker, Semoga tahun ini bisa mempertahankannya dan meraih kategori lainnya,” pungkasnya.(Red).

,

Taruna AAL Tingkat IV Korps Pelaut Tuntaskan Lattek Navigasi 4

LiputanToday.Com (Surabaya) – 39 Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat IV Angkatan ke-65 Korps Pelaut berhasil menyelesaikan Latihan Praktek (Lattek) Navigasi 4 yang ditutup secara resmi oleh Kepala Departemen Pelaut (Kadeppel) AAL Letkol Laut (P) Awang Bawono, S.E., M.A.P., M.M., Sabtu (29/2).

Penutupan yang berlangsung di Brigde Simulator Gedung Andromeda, Kesatrian AAL, Bumimoro, Surabaya ini, dihadiri seluruh perwira staf Departemen Pelaut (Deppel), dan lima orang Staf Latihan (Palaklat, Paopslat) dan tiga staf lainnya.

Menurut Kadeppel, upacara penutupan ini merupakan tanda berakhirnya Lattek Navigasi 4 yang diselenggarakan selama 10 hari oleh Departemen Pelaut selaku Program Studi Manajemen Pertahanan Matra Laut.

Dengan berakhirnya kegiatan Lattek Navigasi 4 ini lanjut Awang, lembaga pendidikan AAL berharap kepada seluruh Taruna Taruni Korps Pelaut Angkatan ke-65 dapat memiliki keterampilan tentang penggunaan peralatan navigasi, membuat perencanaan pemanduan dan melaksanakan pemanduan buta (blind pilotage).

Blind Pilotage ini tambahnya, sangat diperlukan saat kapal berlayar di alur sempit maupun saat kondisi jarak pandang yang terbatas dengan benar dan aman, serta mempraktekkan organisasi pemanduan buta di anjungan, sehingga dapat mengaplikasikannya dalam kedinasan sebagai perwira jaga di KRI nantinya.

“Untuk itu, saya mewakili Gubernur AAL Laksda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M., menyampaikan terima kasih kepada seluruh Staf Latihan dan para Taruna atas terselenggaranya Lattek Navigasi 4 ini, semoga latihan ini dapat bermanfaat dalam kedinasan nantinya,” pungkas Awang. (Red).