LiputanToday.com (Pasuruan) – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.AP, M.Si, M.Tr (Han), memimpin jalannya upacara Penutupan Tradisi Penerimaan Warga Baru Divisi Infanteri 2 Kostrad Tahun 2019 di Goa Antaboga Gunung Arjuna, Dusun Tambakwatu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sabtu (27/7).
Puncak acara tradisi Divisi Infanteri 2 Kostrad di Gunung Arjuna ini adalah merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Pembinaan Tradisi yang sudah dijalani selama kurang lebih 2 Minggu, Tujuannya untuk menjadikan prajurit Divif 2 Kostrad yang memiliki kondisi moril dan moral yang tinggi sebagai prajurit profesional.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan jiwa korsa, soliditas, semangat pengabdian, serta menumbuhkan rasa memiliki, kecintaan dan kebanggaan sebagai prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad, yang memegang teguh pada panji satuan “Vira Cakti Yudha” yang berarti “Kesatria yang Tangguh di Medan Laga”.
Sebelumnya, 360 personel warga baru yang terdiri dari Pamen, Pama, Bintara dan Tamtama ini telah menempuh Long Mars (Jalan Jauh) sejauh 116 Km dari Madivif 2 Kostrad menuju gunung Arjuna.
Pangdivif 2 Kostrad dalam amanatnya menyampaikan, Sesuai dengan ikrar prajurit “Vira Cakti Yudha” yang baru saja kalian ucapkan. Saya berharap kepada para peserta tradisi sekalian, bahwa jati diri, karakter, watak dan perilaku “Vira Cakti Yudha” harus benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, jangan coba-coba kalian mengkhianati dan merusaknya,” Tuturnya.
“Jadikan tradisi ini sebagai cerminan dari sikap juang kita sebagai prajurit, cerminan dari rasa cinta tanah air, guna memupuk rasa kebersamaan, senasib dan sepenanggungan, sehingga kesemuanya itu akan membentuk jiwa korsa prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad,” Tambahnya.








