LiputanToday.Com

Bareskrim Polri Pindahkan Djoko Tjandra Ke Rutan Salemba

LiputanToday.Com (Jakarta) – Terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra dipindahkan dari Rutan Salemba Cabang Mabes Polri Jakarta Selatan, ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemindahan itu dilakukan karena pemeriksaan kepada Djoko Tjandra dianggap cukup.

“Dari rapat koordinasi yang baru saja kita laksanakan terkait pemeriksaan saudara Djoko Tjandra untuk sementara kami rasa sudah cukup, oleh karena itu selanjutnya kami berkoordinasi dengan Dirjen Pas untuk penempatan saydara Djoko Tjandra selanjutnya,” kata Listyo di Bareskrim Polri, Jumat (7/8/2020).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Dirjen Pas Kemenkumham Reinhard Silitonga mengatakan pihaknya menerima kembali Djoko Tjandra untuk ditempatkan di Rutan Salemba.

“Saudara Djjoko Tjandra karena pemeriksaan sudah selesai di Bareskrim Polri maka kami menerima kembali Djoko Tjandra dan akan kami tempatkan kembali di Rutan Salemba dan kami akan pindahkan untuk menjalani pidananya di Salemba sebagai warga binaan di Lapas Salemba,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Listyo mengatakan penahanan terhadap Djoko Sugiarto Tjandra di Rutan Salemba Cabang Mabes Polri hanya sementara. Listyo menjelaskan, penahanan Djoko Tjandra di Mabes Polri hanya untuk memudahkan kepolisian dalam melakukan penyelidikan.

“Penahanan di Rutan Mabes Polri hanya sementara. Setelah selesai pemeriksaan, dia akan diserahkan ke Rutan Salemba sesuai dengan kebijakan Karutan Salemba,” kata Listyo di Bareskrim Polri, Jumat (31/Juli/2020). (Mon).

, ,

Komsos dengan Pengelola Pasar Rakyat, Begini Pesan Babinsa 07 Kelurahan Sungai Harapan

LiputanToday.Com (Batam) – Babinsa 07 Kelurahan Sungai Harapan, Koramil 02/BB, Kodim 0316/Batam Serda M. Fitriadi melaksanakan Komsos dengan pengelola pasar rakyat bertempat di STC Mall, RT/RW 02/01, Kel. Sungai Harapan. Kec. Sekupang, Kota Batam, Jum’at (07/08/2020).

Kegiatan komsos tersebut dilaksanakan pada Pukul 10. 00 WIB, Babinsa juga mengajak pengelola dan pedagang serta pembeli harus turut mematuhi Protokol Kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak dan luangkan waktu untuk berolahraga,” ajak Serda M. Fitriadi.

Fitriadi menghimbau kepada pengelola dan pedagang harus meningkatkan kebersihan di pasar rakyat, jangan buang sampah sembarang supaya terlihat rapi dan terhindar dari penyakit.

Selanjutnya, Babinsa M. Fitriadi mengajak pengelola dan pedagang pasar agar lebih meningkatkan keamanan dan selalu berkomunikasi dengan aparat setempat.

Mengakhiri komunikasi sosialnya, Fitridi kembali menghimbau kepada pengelola dan penjual, agar memasang bendera di dekat pasar rakyat dekat tempat jualan.

Hadir dalam kegiatan komsos Babinsa Sungai Harapan, Pengelolah Pasar, Bajuhril, Johli Nainggolan selaku Pedagang dan 1 Orang masyarakat. (red).

, ,

Babinsa 08 Kelurahan Ngenang, Lakukan Pendampingan Pendistribusian Sembako

LiputanToday.Com (Batam) – Serda L. Ndruru selaku Babinsa 08 Kelurahan Ngenang, Koramil 03/Nongsa, Kodim 0316/Batam melaksanakan kegiatan pendampingan pendistribusian bantuan sembako tahap IV dari BP Batam kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kelurahan Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Jumat, (07/08/2020).

Pendistribusian sembako yang dimulai Pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung lancar.

Adapun jumlah paket sembako yang akan didistribusikan di kelurahan Ngenang sebanyak 254 paket, dimana setiap paket terdiri dari :

1. Beras: 10 Kg.
2. Mie Instan: 10 Bks.
3. Minyak Goreng: 2 Liter.
4. Krimer kental manis: 2 Kaleng.
5. Sarden: 1 Klng.
6.Teh Celup: 1 Kotak.
7. Sirup: 1 Botol.
8. Biskuit Cracker: 1 Bungkus.

Mekanisme pendistribusian sembako, Lurah Ngenang menyerahkan kepada para ketua RT/RW di pelabuhan rakyat Punggur, kemudian para RT/RW membagikan ke warga masing-masing sesuai data yang ada dan dalam pendistribusian paket sembako ini tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Ngenang, Biro umum BP Batam, Babinsa Kelurahan Ngenang, Babinkamtibmas Kelurahan Ngenang, Danpos Airud Punggur, Seklur Ngenang, Kasi Trantib Kelurahan Ngenang dan RT/RW sekelurahan Ngenang. (red).

,

Peresmian Kantor Cabang Sadai PT. Teratai Mas Samudera dan CV. Bunda Jaya Abadi

LiputanToday.Com (Bangka Selatan) – Foto Bersama Usai Peresmian Kantor Cabang Sadai CV. Bunda Jaya Abadi adalah mitra Perusahaan Pelayaran PT. Bangka Jaya Line di Ruko Simpang Tiram, jl. Raya Sadai, Komplek Ruko H.Dur Rt. 006 Tukak Sadai, Bangka Selatan, Kamis Sore (06/08/2020).

SN Sadai, Bangka Selatan – Peresmian PT. Teratai Mas Samudera dan CV Bunda Jaya Abadi adalah mitra Perusahaan Pelayaran PT. Bangka Jaya Line di Ruko simpang tiram, Jl. Raya Sadai Komplek Ruko H.Dur Rt.006 Tukak, Sadai Bangka Selatan, Kamis Sore (06/08/2020).

Eko Supriadi selaku Direktur PT. Bangka Jaya Line dalam sambutannya mengatakan saya berharap dengan dibukanya kantor cabang Sadai Cv. Bunda Jaya abadi dan PT. Teratai Mas Samudera cabang Sadai Bangka Selatan ini bisa menjalin kerjasama dengan PT. Waskita karya agar memudahkan Waskita memesan segala sesuatunya dan memudahkan untuk administrasi, pemesanan barang kebutuha Project mudah dan cepat serta aman sampai di tempat lokasi project, serta kedepannya bisa bantu aktivitas Export dan Import makin lancar

Surya selaku perwakilan PT. Wasita Karya Proyek kawasan industri sadai mengatakan mudah mudahan dengan dibukanya kantor cabang Cv. Bunda Jaya abadi dan PT. Teratai Mas Samudera cabang Sadai Bangka Selatan ini bisa menjalin kerjasama dengan baik dan memudahkan kami dalam memesan barang-barang keperluan project serta mempercepat administrasi Project.

Peresmian Kantor cabang Cv. Bunda Jaya abadi dan PT. Teratai Mas Samudera cabang Sadai Bangka Selatan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng yang diberikan ke Surya dan Agus yang mewakili PT. Waskita Karya.

Karangan Bunga sebagai ucapan Selamat dan sukses atas dibukanya kantor cabang Sadai dari mitra kerja meliputi PT. Bangka Jaya Line, PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Proyek Kawasan Industri Sadai,  PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk, Proyek Tsl Ausmelt Muntok, IGAS, CV. Cahaya Makmur Jakarta.

Turut dihadiri Eko Supriadi beserta Ibu dan Staff Bangka Jaya Line, Surya beserta Agus dan Staff PT. Waskita Karya dari Proyek Kawasan Industri Sadai, Yusak (Manager Operasional Proyek Sadai), Hengky Leo Bethesa (Direktur CV BUNDA), Asiak (Komisaris CV Bunda), staff; Yuni, Aan dan Riny Stevany dari PT. Teratai Mas dan CV Bunda Jaya Abadi. (Red).

,

Kasihan Kisah Pelajar SMP Cetak Print Tugas Sekolah di Warnet Tanpa Biaya

LiputanToday.Com – Kisah cerita sangat menyentuh hati ini terjadi pada Anak SMP yang belum diketahui asal muasal dan kebenarannya ini dikutip dan di share oleh grup akun facebook bernama Situs Anak Muda.

Kisah anak SMP ini di copas dishare oleh akun facebook Situs Anak Muda pada tanggal 28 Juli pukul 19:52 tersebut, Menceritakan tentang Seorang anak Pelajar SMP “Tidak Ada Uang Untuk Mengerjakan Tugas-tugas Dari Sekolahnya” disebuah warnet tanpa menyebutkan nama dan lokasinya tersebut. ataukah memang sengaja tidak mau dipublikasi Lokasi, Nama Anak dan Penulis tersebut.

Akun facebook Situs Anak Muda tersebut mengcopas dan mengshare dengan Kisah Sebagai berikut:

“Copas”

Tadi aku ke warnet, mau cetak sticker. Ada anak laki-laki usia 12 thn, (usia anak SMP) bawa beberapa lembar kertas buku tulis yang disobek. Isinya tulisan-tulisan seperti draft tugas sekolah.

Dia tanya sama operator warnet, kalau ngetik draft ini dan ngeprint, berapa harganya. Kata si operator, biayanya sekitar 24 rb. Biaya ngetik dan biaya ngeprint.

Begitu tau biayanya 24 rb.. anak itu diam… melongo. Di tangannya aku liat, dia hanya memegang uang 5 ribuan.

Terlihat di wajahnya.. antara bingung dan ngga tau harus bagaimana. Di satu sisi, tugas dari sekolah harus dikerjakan, di satu sisi, ngga ada uang untuk ngeprint.

Anak itu pulang, dan janji akan kembali lagi. Tapi kertas tugasnya ditinggal.

Aku minta kertas-kertas tersebut, dan aku baca. Ternyata tugas dari sekolahnya, membuat laporan kegiatan belajar di rumah selama pandemi berlangsung.

Aku baca hingga selesai draft tersebut. Tata bahasanya bagus dan inti pokoknya juga tepat. Dia sampaikan beberapa kendala selama belajar di rumah. Hp hanya ada 1 milik ayahnya, Sementara yang harus belajar menggunakan hp ada 3 orang. (Dia dan dua adiknya). Kebayang kan..?

Aku bilang sama si operator, tolong diketikkin dan di print, nanti saya yang bayar. Ngga lama kemudian, si anak tadi datang, dan bilang sama si operator, meminta kembali draft yang tadi.

Si operator bilang, bahwa tugasnya sedang diketik dan akan diprint. Anak itu bilang, tapi saya ngga ada uangnya… Dan si operator bilang, udah ada yang bayarin.

(Aku tadi sudah bilang ke operatornya, bahwa anak tersebut ngga usah tau… siapa yang bayar).

Di sini, aku bukan mau riya pamer bayarin, tapi.. kebayang nggak… Berapa banyak anak yang mengalami hal seperti ini?

Di saat orang tuanya kesulitan menutupi biaya hidup, ditambah lagi beban pulsa paket, beban ngetik tugas, ngeprint tugas..?

Kepada guru2coba dipertimbangkan lagi. Memberi tugas memang harus, tapi disituiasi seperti sekarang ini Kasihan anak-anak tersebut, mereka takut kalau tidak mengerjakan tugas, tapi tidak punya uang.😩😥:-).

Tulisan tersebut mendapat respon dari beberapa penguna akun facebook lainnya, Kisah ini sangat menggungah hati kita dan semoga guru-guru dan para pejabat terkait dapat mencerna isi tulisan ini, serta ikut perihatin atas dunia pendidikkan generasi penerus kita. terang salah satu pembaca.

Dan ada juga akun facebook lainnya ikut mencurahkan isi hatinya tentang Dunia Pendidikkan kita sekarang ini yang diantaranya yaitu :

Rendra Rendra;
Belajarnya dirumah..bayarnya disekolah…mau gak mau harus ngikut harus nurut biar dpt ijazah, ingat..yg penting ijazah ya bukan pinter gak nya sekarang.

Gung Mas; Generasiku semakin bodoh. Kasus seperti ini banyak sekali tetjadi di desa desa yang ekonomi kebawah. Dan banyak sekali ortu yang tidak mengerti IT.

Sonamjoon; Mnrt gw, pembelajaran sistem online di negara kta sangatlah belum tepat. Kenapa? Karena internet belum merata dan masih banyak org yg kurg mampu. Tolong d fikirkan lagi untk pemerintah.

Edi Azka; “..Kehancuran suatu negara..itu bukan karena rakyatnya.. tpi duduknya para pemimpin yg bukan pada Ahli nya atau bidang nya..

Dari share tulisan tersebut mendapat respon Like/Suka 6.813 dan 3.777 Komentar dari Pembacanya yang ikut perihatin atas Dunia Pendidikkan kita sekarang di masa Pandemi Covid-19 ini. (red).

 

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1011432715950895&id=462145777546261

, ,

Sambut HUT RI, Babinsa 15 Himbau Pemasangan Bendera Merah Putih

LiputanToday.com (Batam) – Babinsa 15 Kelurahan Buliang, Koramil 02/BB, Kodim 0316/Batam, Kopda Eko Sulistianto melaksanakan patroli dalam rangka himbauan pemasangan bendera Merah Putih dan pemasangan umbul-umbul untuk menyambut HUT ke 75 kemerdekaan RI bertempat di area pertokoan Pasar Aviari Kel. Buliang Kec. Batuaji, Kota Batam. Kamis, (6/8/2020).

Patroli yang dilaksanakan Pukul 09.30 WIB tersebut disampaikan agar warga memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di pertokoan seputaran pasar Avari sebagai wujud rasa kecintaan kepada NKRI.

Menurutnya, pemasangan bendera merah putih dan Umbul-umbul tersebut bertujuan untuk memeriahkan Hari kemerdekaan Republik indonesia yang ke 75 agar lebih bernuansa merah putih.

“Dengan nuansa merah putih ini, diharapkan dapat memupuk rasa cinta tanah air dan patrionalisme masyarakat dalam mengenang jasa pahlawan yang telah gugur merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,’’ tutur Eko Sulistianto.

Selanjutnya Babinsa Eko berharap dengan memasang bendera Merah Putih menumbuhkan rasa hormat dan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah merebut Kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Tak hanya itu, Babinsa Eko Sulistianto juga meminta kepada warga binaannya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, di antaranya menjaga jarak dan menggunakan masker saat bepergian dan selalu mencuci tangan pakai sabun.

,

Perkara Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Naik Ke Penyidikan

LiputanToday.Com (Jakarta) – Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan bahwa Kasus Dugaan Penghapusan Red Notice Buronan Djoko Tjandra telah dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Setelah melaksanakan kegiatan penyelidikan, digelarkan, dan sekarang sudah naik sidik,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020).

Argo mengatakan, Bahwa penyidik telah memeriksa sekitar 15 saksi terkait perkara tersebut. Selain itu, Mabes Polri juga telah menggandeng PPATK untuk mengetahui dugaan aliran dana.

“Jadi konstruksi hukum terhadap tindak pidana yang dipersangkakan adalah dugaan penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara terkait penghapusan red notice atas nama Djoko Sugiarto Tjandra sekitar bulan Mei 2020 sampai Juni 2020,” jelas dia.

Namun Argo belum mau merinci pihak mana saja yang terlibat dalam kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Lanjut dia, pihak yang diduga terlibat akan dijerat Pasal 5 ayat 1 dan Pasal 2, Pasal 11, Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 KUHP. “Tentunya ditahap penyidikan ini adalah serangkaian penyidik untuk mencari pelakunya,” tukas dia. (Monti).

,

Akibat Cuitannya “Media Online Abal-Abal” Seorang Pria Dilaporkan Kepihak Berwajib

LiputanToday.Com (Tangerang) – Rekan wartawan media online di Tangerang, mendatangi Polres Metro Tangerang Kota, guna membuat laporan Perbuatan Kurang Menyenangkan. Rabu (05/08/2020).

Pelaporan tersebut berdasarkan cuitannya di kanal berita BABE, dengan media Sorotbangsanews.com. Kronologisnya, media tersebut menanyangkan berita tentang jalannya sidang di Pengadilan Negeri Kota Tangerang. Alih-alih berkomentar Akun dengan nama Agus Widiyanto atau alias akun Someone mengatakan, bahwa “Media Online Abal-Abal Maka Wartawannya pun Abal-Abal”.

“Warung nya abal abal..Tukang masaknya juga abal abal.. Maka hasil masakannya juga abal abal gak karuan”.

“Ibarat penjual makanan, saat makanan yg dijual dibilang tdk enak oleh pembeli lalu sang penjual marah memangnya ente bisa masak kok mencela… Mana contoh masakan ente….Wkwwkkwwk…. Ngakak…”

“Saya bukan wartawan yg suka bikin berita yg muter muter susah dimengerti, klu tdk mau dikomentari ya anda jangan nongol…atau minta ke babe tutup saja kolom”.

Merasa tersinggung pihak Sorotbangsanews.com di dampingi rekan-rekan media online lainnya melaporkan Akun tersebut.

Pelaporan tersebut dengan nomor : LP/B/657/VIII/2020/PMJ/Restro Tangerang Kota. Tindak pidana Pencemaran nama baik dengan pasal 311 KUHP.

“Jika berkomentar atau mengkritik sih tidak jadi masalah, karena saya pun sebagai awak media yang masih banyak belajar. Namun bahasa akun tersebut dengan jelas melecehkan dengan bahasa Cuitannya “Media Online Abal Abal Wartawannya Juga Abal Abal” Saya serta media online lainnya pun bergegas melaporkan akun yang Angkuh atau Sombong tersebut diduga kuat milik akun Someone, berinisial HRP karena media Sorotbangsanews.com mempunyai legalitas dan lengkap,” terang pelapor pada redaksi LiputanToday.Com.

Sebelumnya sudah dijelaskan, diberi tenggang waktu dua hari, untuk meminta maaf, apa susahnya hanya meminta maaf saja rasanya sulit, atau barbelit belit, jika ia beretikad baik tentunya meminta maaf, sudah di berikan waktu 2 x 24 jam untuk meminta maaf, Namun oknum jurnalis yang tidak mempunyai etika tersebut tidak menunjukan etikad baiknya, sedangkan oknum jurnalis tersebut dari sebagian media online.

“Saya tau akun tersebut adalah akun oknum wartawan online, Saya sudah memberikan waktu untuk dia meminta maaf, Namun sepertinya tidak ada etikad baik dari pihak yang bersangkutan, Maka saya bersama rekan-rekan melapor ke pihak berwajib”. tambahnya.

Selain itu juga pihak pelapor berharap pelaporan cepat di tangani oleh pihak penyidik, dan kasus pelecehan terhadap wartawan dengan mengatakan Abal-abal tidak akan terjadi kembali.

“Saya harap pihak berwajib dapat segera memanggil oknum tersebut, dan tidak akan ada lagi yang namanya pelecehan dengan kata-kata wartawan Abal-abal”. tutup Zoe yang di sapa akrab.

, ,

Tahap II, Penyidik Gakkum KLHK Serahkan Pengusaha Sawmill ke Kejari Polman

LiputanToday.com (Polewali Mandar) – Masa New Normal ini Penyidik Gakkum KLHK telah menyerahkan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) kasus pengangkutan kayu illegal tersangka BS, pengusaha Sawmill kelas terbesar di Polewali Mandar kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat di Kejaksaan Negeri Polewali Mandar.

Selanjutnya, kasus tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Polewali Mandar untuk proses persidangan. Rabu (5/8/2020).

Kepala Seksi Wilayah II Palu, Subagio, SH menambahkan, kami berharap dengan dilakukannya Tahap II ini maka kasusnya dapat segera dilimpahkan ke persidangan. Rencananya, tersangka BS akan ditahan di Polres Polman, mengingat di masa pandemi ini Rutan sedang tidak menerima tahanan baru.

Penyidik Gakkum KLHK mempersangkakan BS dalam kasus, mengangkut kayu hasil hutan tanpa disertai dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH) yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dan/atau menerima, membeli, menjual, menerima tukar, menerima titipan, dan/atau memiliki hasil hutan yang diketahui berasal dari pembalakan liar di Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

Tersangka BS dijerat Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 88 ayat (1) huruf a Jo Pasal 16 atau Pasal 87 ayat (1) huruf a Jo Pasal 12 huruf k UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp. 15 Milyar.

Kasus ini terungkap berawal dari kegiatan Operasi oleh Tim Operasi Peredaran Hasil Hutan Seksi Wilayah II Palu di daerah menemukan 1 (satu) unit Truck Mitsubishi Colt FE 349 dengan nomor polisi DD 8452 DU (sesuai fisik) yang dikendarai oleh saudara BBS dan kernet saudara IAA melakukan pengangkutan kayu sebanyak 81 (delapan puluh satu) batang.

Sementara, Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi, Dodi Kurniawan, S.Pt, M.H mengatakan, ini merupakan suatu prestasi yang sangat baik dari Penyidik Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi. Tim berhasil menangani kasus ini dimana saudara BS merupakan pengusaha Sawmill terbesar di Polewali Mandar.

“Keberhasilan dari kasus ini berkat kerja keras dari rekan-rekan Penyidik Gakkum KLHK beserta dengan pihak Ditreskrimsus Polda Sulbar, Kejati Sulbar, dan Kejari Polman, dan kami tidak berhenti untuk melakukan penindakan pelaku kejahatan seperti ini walaupun ditengah Pandemi Covid-19,” tegas Dodi.

, ,

Permainan Tong Setan Berujung Maut, Akibat Salah Paham Pelaku Habisi Korban dengan Puluhan Luka Tebas

LiputanToday.Com (Pangkalpinang) – Permainan Tong Setan berujung Maut, akibat Salah Paham, pelaku inisial Hr alias Kw (38) tega menghabisi nyawa Vk alias LK dengan Puluhan Luka Tebas.

Menurut keterangan Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman Sihotang mengatakan, saat akan ditangkap pelaku berusaha untuk melarikan diri, berkat kesigapan petugas kepolisian, akhirnya pelaku telah berhasil diamankan di Jalan.

“Pelaku telah kita amankan dalam kurun waktu 30 Menit dan saat ini sedang berada di rumah sakit terdekat,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, kejadian pembunuhan ini terjadi sekira Pukul 14.24 WIB. Korban meninggal ditempat dengan luka tebas/bacok di pergelangan tangan sebelah kiri hampir putus, luka tebas di jari dan lengan tangan kanan, luka bacok di leher didepan dengan kondisi hampir putus, luka tebas disebelah pipi kiri, dan luka tebas di perut.

Mayat korban ditemukan warga di belakang kontrakan Jalan Sumber Makmur, Kelurahan Air Kelapa Tujuh.

Kompol Jadiman mengungkapkan, berdasarkan informasi dari saksi bernama Aan, pelaku sempat mengejar korban dengan senjata tajam jenis parang. (Mon).