Menurutnya pendampingan dan pemberian kesempatan bagi anak berkebutuhan khusus sangatlah diperlukan untuk berkarya.
“Dalam pameran ini tidak hanya batik, namun seni lainnya seperti menari, musik bahkan puisi juga dibawakan dalam kegiatan ini,” Tambah Nina.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kendal, Wahyu Yusuf mengatakan bahwa anak kebutuhan khusus perlu diberikan kesempatan untuk menunjukan karyanya. Menurutnya anak kebutuhan khusus merupakan mutiara generasi muda bangsa.
“Saya berharap karya kain batik anak SLB ini tidak hanya dinikmati dalam Kendal saja, namun dapat dinikmati atau dipakai oleh warga dari daerah lainnya,” Ungkap Kadisdikbud Kendal.








