“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Yusup Gunawan.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Semangat Pancasila diharapkan menjadi landasan bagi seluruh petugas dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang profesional, humanis, serta berintegritas. Bagi warga binaan, momentum ini menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, dan kemajuan dalam mewujudkan cita-cita nasional yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila.
Red/Feri Tanjung







