.Kesehatan Gratis dan UHC: Pemerintah Kabupaten memastikan seluruh masyarakat mendapat pelayanan Kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP, sebagai upaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC).
.Kualitas Pendidikan: Terus dilengkapi sarana dan prasarana pendidikan, termasuk pembangunan Ruang Kelas Baru dan bantuan seragam untuk siswa miskin.
.Infrastruktur yang Mantap: Tingkat kemantapan jalan (kondisi mantap) tahun 2024 mencapai 41,96%, dan berhasil mengusulkan Kawasan Sentra Pangan Pulau Mendol dan Kawasan Wisata Bono menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
.Rasio Elektrifikasi dan Jaringan Gas: Rasio Elektrifikasi Rumah Tangga telah mencapai 99,99%. Selain itu, Pelalawan menjadi satu-satunya Kabupaten di Riau yang mendapat Bantuan Penyediaan dan Pendistribusian Gas Rumah Tangga dari Kementerian ESDM, dengan target pemasangan 3.076 Sambungan Rumah Tangga.
.Tata Kelola Pemerintahan: Pelalawan berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut, menunjukkan akuntabilitas laporan keuangan yang prima.
Sidang Paripurna Istimewa ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sultan Besar Pelalawan Assayyidus Syarif H. Tengku Kamaruddin Haroen, Mewakili Gubernur Riau, serta para mantan Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, termasuk H.M. Harris, H. Rustam Effendi, dan Drs. H. Zardewan MM.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting ini memperkuat semangat BERSINERGI untuk mencapai Visi Pembangunan Kabupaten Pelalawan 2025–2029: “KABUPATEN PELALAWAN YANG MAJU, EKONOMI MANDIRI, NYAMAN DAN AMAN, BERMARWAH DAN BERKELANJUTAN TAHUN 2029 (PELALAWAN MENAWAN 2029).”***(SHI GROUP)
(Tim/Red)








