Didugaan Oknum yang ‘Membekap’ Purnawirawan Polisi
Dalam laporannya, Rajawali Merah Putih juga menemukan informasi tambahan yang tidak kalah mengejutkan.
Saudara Hondro mengungkapkan adanya dugaan peran seorang oknum humas perusahaan yang diduga “membekap” seorang purnawirawan anggota Polri, yang seharusnya menjadi pihak yang membantu memberikan informasi dan mengawasi kondisi lapangan.
“Kami menerima laporan bahwa ada oknum humas perusahaan yang justru mengarahkan, menutup-nutupi, bahkan diduga membungkam seorang purnawirawan Polri yang mengetahui aktivitas loading ilegal ini. Jika benar, ini sudah masuk ranah obstruction of justice,” beber Saudara Hondro.
Ia menilai tindakan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa aktivitas loading bauksit ini bukan dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tetapi diatur dengan melibatkan oknum tertentu agar proses dapat tetap berjalan tanpa hambatan.
“Ini bukan lagi persoalan kelalaian. Ada indikasi kuat adanya upaya sistematis untuk menutupi fakta,” tambahnya.
Pelanggaran Sistematis dan Berpotensi Merugikan Negara
Rajawali Merah Putih menduga kegiatan loading bauksit ini bukan sekadar kesalahan prosedural, melainkan pelanggaran sistematis yang dapat merugikan negara dan mengancam lingkungan.
Selain itu, Saudara Hondro menilai aspek moral pemangku kebijakan juga patut dipertanyakan.
“Ada dugaan pembiaran bahkan konspirasi antara oknum pejabat, pelaku usaha, dan pihak tertentu di lapangan. Ini merusak integritas pemerintahan,” tegasnya.
Saudara Hondro mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan.
“Tidak cukup hanya klarifikasi. Harus ada tindakan tegas, penyelidikan, dan penegakan hukum agar tidak terulang. Jika ditemukan indikasi korupsi atau penyalahgunaan kewenangan, kami siap melaporkan langsung ke KPK,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi setiap kegiatan pertambangan di Kabupaten Lingga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak KSOP Dabo Singkep, PT Hermina, maupun PT Telaga Bintan Jaya belum memberikan tanggapan resmi.
Media masih berupaya mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dan akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas publik.








