Lampion Teng-teng di Kaliwungu, Banyak Diminati Menjelang Maulid Nabi

“Cukup sulit untuk membuat rangkanya dari membelah bambu dan sampai merangkainya. Dalam satu jam bisa membuat dua rangka saja, selanjutnya baru dibalut dengan kertas minyak dan diberikan hiasan agar kelihatan unik,” Tambah Susianto.

Selain itu Ia menambahkan teng-tengan buatannya biasa dirinya jual dengan harga yang terjangkau. Menurutnya harga teng-tengan ditentukan dari bentuk dan tingkat kesulitan proses pembuatan teng-tengan.

“Harganya sekitar Rp 20 ribu hingga 40 ribu rupiah perbuahnya. Namun saat menjelang hari Maulud harganya akan mengalami peningkatan,” Ungkapnya.

Sementara itu, seorang pembeli teng-tengan, Gunawan mengatakan bahwa pemasangan teng-tengan merupakan simbol Nabi Muhammad yang menjadi penerang bagi umat manusia dalam kegelapan, seperti ten-tengan. Sehingga kelahiran Nabi Muhammad dimaknai dengan munculnya penerang bagi umat manusia.

“Bagi keluarga kami memasang teng-tengan menjadi kewajiban yang setiap tahun kami lakukan. Hal itu untuk menghormati hari kelahiran Nabi Muhammad,” Terang Gunawan. (Red/Feb)