Setiap pengunjung yang datang akan diberikan bibit mangrove untuk ditanaminya di lokasi kosong disekitar tempat wisata.
Untuk saat ini, destinasi wisata Desa Polo yang satu satunya tempat wisata di Kecamatan Bunta.
Namun sementara ini masih di tutup karna masih dalam proses pembangunan.
Selain itu untuk mentaati himbauan pemerintah pusat untuk menutup sementara tempat wisata agar penyebaran Virus COVID-19 bisa terpantau.
Pemerintah Desa Polo berencana akan membuka kembali tempat wisata ini ketika proses pembangunannya sudah selesai. Masalah waktunya kapan untuk bisa di buka lagi, itu belum bisa dijanjikan. Karena selain kondisi alam yang sedikit menghambat, Keterbatasan Anggaran juga merupakan hambatan dan tantangan terbesar bagi Pemerintah Desa untuk memaksimalkan proses penyelesaian pekerjaan pembangunan Jembatan Wisata Hutan Mangrove. AD. (Andrianto Ladiku).
Editor : Sisman.







