LiputanToday.com – Bangkinang Kota | Dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Data Lebih Akurat dan Terintegritas, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT yang diwakili oleh Sekda Kampar H. Hambali, SE, MBA, MH membuka secara resmi Sosialisasi Pembinaan EPSS Tahun 2025 dan evaluasi Penyelenggara Statistik sektoral yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Rabu (4/6/2025).
Sosialisasi ini dihadiri oleh Kabag Umum BPS Provinsi Riau Prayudho Bagus Jatmiko, S.ST M.Si, Penanggung Jawab Statistik Sektoral Emilia Dharmayanti, S.ST, M.Si, Kepala BPS Kampar Ir. Budianto, Plt. Kadis Kominfo dan Persandian Kampar Zulfikar, S.Ag, M.Si dan Seluruh Kepala OPD yang Mewakili, Camat Salo Anita Suryati, S.Sos, M.Si serta undangan Lainnya.
EPSS merupakan proses penilaian sistematis yang melibatkan verifikasi dan validasi informasi terhadap hasil penilaian mandiri yang bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam arahannya, Sekda Kampar H. Hambali menegaskan ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh perangkat daerah dalam rangka menyusun data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data adalah fondasi utama dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan. Melalui sosialisasi ini, saya harap seluruh OPD dapat memahami pentingnya pengelolaan statistik sektoral yang baik, sehingga kita dapat menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan yang berbasis bukti.”ungkapnya.”
Ia juga mengatakan, saya juga berterimakasih kedapa BPS Kampar menggelar Desa Cantik yang merupakan desa Statistik, desa Data yang akurat dan terintegritas .
“Yang mana di Provinsi Riau Cuman 3 Desa, dua Desa tersebut ada di Kabupaten Kampar Tahun 2024 yaitu Desa Salo Kecamatan Salo dan Desa Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar.”ungkapnya.”
Ia juga mengatakan Evaluasi tahun lalu menunjukkan perlunya kebijakan yang berlaku di seluruh Perangkat Daerah untuk memastikan penerapan aspek kualitas data. Selain itu, literasi data statistik kepada pengguna harus terus diperkuat.

“Untuk itu, Seluruh Kepala OPD agar mengikuti Sosialisasi ini dengan baik sehingga Penilaian Indeks Statistik Tahun 2025 ini diharapkan lebih meningkat dari 2.73 dengan Predikat sangat Baik, Semoga upaya kita bersama dalam membangun statistik sektoral yang berkualitas mendapat ridho dari Allah SWT.”tutupnya.”








