LiputanToday.Com (JAKARTA) – Polda Metro Jaya akan menyelidiki dugaan soal adanya mobil pemasok Bom Molotov, Batu-Batuan, hingga Makanan saat Demo Omnibus Law UU Ciptakerja, pada Kamis (8/10) lalu.
“Soal ada mobil yang mengantarkan makanan ke kelompok mereka, lalu batu-batu sampai bom molotov, ini masih kita selidiki semua,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus, Sabtu (10/10/2020).
“Ini masih kita kumpulkan semuanya untuk mencari aktor yang dibelakang kelompok ini (anarko),” sambung Yusri.
Menurut Yusri, mereka yang diindikasi sebagai kelompok anarko tersebut melakukan perusakan terhadap Fasilitas Umum, Mulai dari Pembakaran Halte Transjakarta hingga Pos Polisi (Pospol) dan Pos Pengamanan (Pospam).
Saat ini, lanjut Yusri mengatakan, pihak kepolisian telah mengumpulkan bukti-bukti di lapangan terkait vandalisme yang dilakukan oleh mereka. Dengan adanya bukti ini, mereka dapat diseret ke pengadilan.








