42 Taruna AAL Korps Pelaut Angkatan ke-66 Ikuti Lattek Kesenjataan

Kemudian ditujukan agar para Taruna memiliki kemampuan untuk menjelaskan sistem kesenjataan dan jenis senjata yang dimiliki TNI AL, cara penyiapan senjata dalam rangka penembakan, mengetahui fungsi atau kegunaan masing-masing jenis senjata, mengerti tentang cara perawatan senjata serta amonisi yang dipergunakan atau disimpan dalam karateristik masing masing-masing amonisi yang dimiliki TNI AL.

Menurutnya, visi dari AAL adalah terwujudnya AAL yang mampu menghasilkan perwira TNI AL yang tanggap, tanggon dan trengginas. Hal ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut yang salah satunya adalah pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, sehingga kegiatan Lattek ini juga merupakan bagian dari proses penyiapan Taruna agar nantinya siap menjadi perwira divisi di KRI.

“Lattek Kesenjataan kali ini, berbeda dengan pelaksanaan Lattek sebelumnya yang disebabkan masih adanya pandemi Covid-19. Situasi ini saya yakinkan bukan menjadi kendala dan hambatan untuk pelaksanaan Lattek, serta kita dituntut mampu melaksanakan seluruh kegiatan dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan pada kondisi adaptasi kebiasaan baru saat ini,” terangnya.

Kepada para taruna, WS Kadeppel menekankan agar melaksanakan latihan dengan serius, gali ilmu dari para instruktur sebanyak-banyaknya karena momen Lattek ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk membekali diri agar siap menjadi perwira pelaut nantinya dan sebagai motor penggerak organisasi.(mascipoldotcom)