Akibat DBD Bayi Arsyila warga Nongsa Terbaring Lemas di RS Elisabet Batam Kota

Selanjutnya, M Fatkurohman (42) salah seorang warga dengan RT/RW yang sama turut juga menjelaskan awal mula terjadinya DBD ini.

“Sebelumnya ada juga yang terkena demam dan masuk RS Bhayangkara, namun hasilnya hanya demam Degue (DD) saja bukan Demam Berdarah Dengue (DBD), sehingga puskesmas mengatakan tidak perlu Fogging tadi iya. Dan kemudian selang sebulan kemudian kurang lebih iya terjadilah si Arsyila ini, tapi sebelum Arsyila ini sebenarnya ada juga kejadian anak dari yang jaga Arsyila ini kena Deman Berdarah juga gitu, karna dia bukan warga kita jadi kita tidak fokus kesana apakah dia itu kena Demam Berdarah atau Demam Dengue atau apalah namanya kita tidak tau gituloh”, terangnya pada media.

“Perbedaan DD dan DBD Penyakit DD (Demam Dengue) dan DBD (Demam Berdarah Dengue) adalah 2 jenis penyakit yang memiliki perbedaan sangat tipis. Kedua penyakit menular ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang telah terkontaminasi oleh virus Dengue, Infeksi virus Dengue ini akan menyebar dengan cepat ke dalam tubuh dan dapat menular ke tubuh orang lain. Apabila kondisi yang parah lebih sering dialami oleh anak-anak, Pada awal perjalanan penyakit keduanya memiliki gejala yang hampir sama, namun kedua penyakit infeksi Dengue ini memiliki tingkat kegiatan yang berbeda. Tingkat kegiatan pada penyakit DBD lebih parah dari penyakit DD, karena pada penyakit DBD terjadi pendarahan dan syok yang dapat berakibat fatal yaitu Kematian”.

Secara umum penyakit DB dan DBD memiliki ciri-ciri tersendiri, Adapun ciri-ciri tersebut adalah. Demam Dengue (DD) merupakan demam dengan ciri khas, Demam tinggi mendadak 2 hari dengan gejala menyertai nyeri kepala, nyeri belakang bola mata, nyeri otot dan nyeri sendi (Muka panas kemerahan) ruam kulit mual atau muntah. nyeri pada perut karena ada pembengkakan hati, pendarahan (Bintik-bintik merah di kulit).

Selanjutnya pihak media pun sudah berupaya untuk mengkonfirmasi terkait permasalahan ini langsung ke kepala Puskesmas Sambau Jupiter, SKM, Namun saat dikonfirmasi dihubungi via telpon tidak di jawab hingga sampai berita ini di turunkan. (Red).

 

Penulis : A. Riri.
Editor : Hanafi.