GEPASS memberikan ultimatum tujuh hari kerja (7×24 jam) kepada aparat penegak hukum untuk menunjukkan perkembangan nyata penyidikan kedua kasus tersebut. Jika tidak ada transparansi, mereka berencana menggelar aksi lanjutan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Situasi aksi sempat memanas ketika sebagian peserta berorasi dengan nada tinggi di depan Kejari. Namun ketegangan segera diredam oleh aparat kepolisian dan petugas kejaksaan yang berjaga, sehingga demonstrasi dapat kembali berlangsung kondusif.
“Kami juga sudah berkomunikasi dengan staf Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menyampaikan tuntutan ini. Kami berharap Kejaksaan bekerja profesional dan menegakkan hukum seadil-adilnya,” tutup Satria di akhir orasinya.***(SHI GROUP)
Penulis : Juni
Editor : Vinsen






