Gelar Gaktib seperti ini lanjutnya, waktunya tidak terpola secara kaku, namun diacak secara fleksibel untuk menghindari rutinitas. Gelar Operasi Gaktib diarahkan untuk pemeriksaan terhadap surat-surat identitas pribadi, penggunaan helm, safety belt, SIM TNI dan SIM Umum serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor baik dinas maupun pribadi.
Dari gelaran Gaktib Senin pagi tersebut, Kasatprov Denma AAL berterimakasih dan mengapresiasi personel militer maupun PNS AAL yang kooperatif saat dilakukan pemeriksaan dan hasilnya tidak ditemukan adanya pelanggaran terhadap materi operasi Gaktib yang dilakukan.
Menurutnya, prajurit yang profesional adalah yang memahami hukum dan mematuhinya, tidak hanya di masa perang tetapi juga di masa damai.
Ia berharap operasi Gaktib ini dapat meningkatkan profesionalitas prajurit AAL dalam kedisiplinan dan ketaatan terhadap hukum, termasuk didalamnya kepatuhan dalam berkendaraan dan berlalulintas. (Red/Kabagpen AAL).






