Ketika di temui dilokasi lahan pertanian, seorang warga yang namanya enggan disebutkan berhasil diwawancarai menyatakan hal serupa, dia katakan tidak ada kesepakatan akhirnya tawaran investor tersebut di tolak.
“Akhirnya kami menolak, jangan sampai lahan pertanian kami hilang dan desa tercemar“ terangnya . Sabtu (18/10/2020).
Selanjutnya Kades Kebonromo Titik Sri Lestari saat dikonfirmasi di kediamannya menyampaikan, Pihaknya hingga saat ini belum ada investor yang menguhubungi pihak desa, dan kami adalah pelayan masyarakat yang akan memperjuangkan aspirasi warga.
Titik juga menjelaskan, Terkait penolakan berdirinya pabrik tidak ada kesepakatan, antara investor dengan warga, juga pertimbangan lingkungan dan lahan pertanian, akhirnya warga menolak, kata Kades tersebut. (SJ/Red).

