LiputanToday.Com (Bekasi) – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Nugraha Hamdan yang akrab disapa Nunu kepada media menjelaskan di kediamannya, Jumat (31/07/2020), Saya tidak mengetahui apa pun yang dilakukan oleh Aria bahkan saya tahu infonya dari media.

Ketua Nunu menyampaikan, “Sampai detik ini saya tidak ada telpon atau apa pun itu terkait hal tersebut mungkin saja itu kapasitas beliau (Aria-red) sebagai Ketua DPRD.” terangnya.

Pandangan Ketua Nunu terkait langkah tarik ulur Aria seharusnya membahas sebelum melakukan penandatangan berita acara, sangat di sayangkan saja langkah yang diambil aria, yang seharusnya bertahan dengan pendirian sebagai Ketua Dewan.

Ketua Nunu melanjutkan, “Seyogyanya Ketua Dewan seharusnya mempunyai pendirian dalam sikap, Karena pelaksanaan Pilwabup sudah sesuai dengan Tatib DPRD.”

Lanjutnya, “terakhir seharusnya Aria konsisten untuk tidak menandatangani berita acara tersebut, disisi lain saya memahami mungkin saja disaat itu situasional karena Aria sendiri disana sehingga Aria menandatangani nya.”

“Seharusnya sebagai Kader Partai selalu memberikan informasi kepada partai, Agar kami (Pengurus Partai-red) apabila terjadi ke kisruhan kami bisa menyikapi dengan bijak.” tutup Ketua Nunu. (Red).

Berita Terbaru