liputantoday.com
Berita Aktual Independent
Foto Iklan Atas

★★ DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 74 TAHUN ★★

Diduga Sebar Ujaran Kebencian Saat Aksi 22 Mei di Medsos, 2 Ojek Online Diciduk

262
LiputanToday.com (Jakbar) -, Polisi unit Cyber Polres Metro Jakarta Barat kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebar ujaran kebencian melalui media sosial (Medsos). Setelah sebelumnya anggota polisi besutan Kombes Pol. Hengki Haryadi SIK. MH, telah menangkap Oknum seorang Pilot.

Kali ini, anggotanya menangkap dua pelaku menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras dan antar golongan (SARA) dengan kata-kata yang tidak senonoh kepada aparat TNI maupun Polri saat melakukan pengamanan Aksi 22 Mei 2019.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Hengki Haryadi SIK, MH. mengatakan, kedua pelaku tersebut yakni HW (32) dan DS (26), mereka ditangkap di dua tempat berbeda, satu pelaku ditangkap dikawasan Bekasi Jawa Barat dan satu Pelaku ditangkap di kawasan Jatinegara Jakarta Timur.

Mereka ditangkap lantaran kedapatan memprovokasi dengan menyebutkan dan melemparkan Kotoran Manusia kepada aparat Keamanan melalui media sosial baik melalui, Whatsapp, Instagram, maupun Facebook.

“Melalui Patroli dan penyelidikan oleh anggota Siber Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin Oleh Kanit Krimsus Akp Rulian Syauri dan Kasubnit Cyber Iptu Rizky berhasil dilakukan penangkapan terhadap dua tersangka,” terang Kombes Hengki, pada Senin (27/05/19).

Hengki menambahkan, kedua pelaku ini berprofesi sebagai pengemudi ojek online.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan patroli siber terhadap orang-orang yang melakukan tindak pidana ITE, karena memang sangat mengkhawatirkan apakah ini sifatnya hoax atau memprofokasi.

Banyak kejadian-kejadian di lapangan semakin brutal akibat provokasi itu. Oleh sebab itu, kita harus memberikan efek jera.

“Jarimu akan mengantarkanmu ke penjara jika tidak kamu pergunakan secara tepat,” tandasnya.

Masih dikatakannya, dari penangkapan itu, barang bukti yang disita antaranya satu unit ponsel, satu buah helm, dan satu buah jaket.

“Mereka kita jerat pasal 45 A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No 1 1 tahun 2008 tentang ITE,” tegasnya. (Ashari).

Foto Iklan 970*300
Translate »