Perubahan signifikan juga menyasar posisi Kajari Pekanbaru. Marcos MM Simaremare ditarik ke pusat sebagai Kepala Subdirektorat IIIA pada Direktorat III JAM Intelijen Kejagung, dan digantikan oleh Silpia Rosalina, yang sebelumnya menjabat Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau. Sementara itu, jabatan Aspidum Kejati Riau yang ditinggalkan Silpia kini dipercayakan kepada Otong Hendra Rahayu, mantan Kajari Bontang.
Adapun beberapa perubahan di tingkat Kajari lainnya adalah sebagai berikut:
- Sri Odit Megonondo (Kajari Bengkalis) dimutasi menjadi Kajari Wonogiri. Ia digantikan oleh Nadda Lubis, eks Kasubdit Penuntutan Direktorat A JAM Pidum Kejagung.
- Fajar Haryowimbuko (Kajari Rokan Hulu) dimutasi sebagai Aspidsus Kejati Maluku Utara. Posisinya diisi oleh Rabani Meryanto Halawa, mantan Kajari Nias Selatan.
- Febriyan M (Kajari Kepulauan Meranti) dipindahtugaskan menjadi Kajari Maros. Penggantinya adalah Ricky Makado, sebelumnya menjabat Koordinator di Kejati Riau.
- Azrijal (Kajari Pelalawan) dimutasi sebagai Aswas Kejati Maluku Utara, dan digantikan oleh Siswanto AS, Kajari Aceh Barat.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejati Riau, Zikrullah, membenarkan adanya rotasi tersebut. Ia menyatakan bahwa mutasi ini merupakan hal yang lumrah dalam dinamika organisasi Kejaksaan.
“Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta langkah strategis untuk meningkatkan kinerja lembaga. Diharapkan dengan adanya rotasi ini, penegakan hukum di Riau semakin optimal dan mendukung agenda reformasi birokrasi Kejaksaan,” ujar Zikrullah, Jumat (4/7/2025), dikutip dari Helloriau.
Rotasi dan mutasi ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan karier serta penguatan struktur internal Kejaksaan. Dengan penempatan pejabat-pejabat baru yang berpengalaman, diharapkan Kejaksaan di wilayah Riau semakin solid dalam menjalankan tugas penegakan hukum, pelayanan publik, serta pengawasan terhadap pelanggaran hukum di daerah.**(Red-)







