Kapolri Ancam Copot Anggota Jika Terbukti Berpolitik di Pilkada 2020

LiputanToday.Com (JAKARTA) – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk tidak berpolitik praktis dalam Pilkada serentak 2020, Tidak boleh ada upaya mendukung pasangan calon tertentu yang akan memperlihatkan Polri tidak netral. Minggu (27/09/2020).

Kapolri menegaskan, tugas Polri hanya mengamankan jalannya tahapan pilkada serentak 2020.

“Kalau ada yang melanggar perintah saya, maka saya akan copot dan proses melalui propam baik disiplin ataupun kode etik,” ujar Jenderal Polisi Idham dalam keterangannya, Sabtu (26/09/2020).

Selain itu, Kapolri menegaskan kepada anggotanya untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Kapolri memastikan bakal memberikan sanksi tegas kepada mereka yang melanggar.