“Kami ingin supaya digitalisasi lebih optimal. Tak hanya sekadar alat komunikasi, tapi juga untuk melakukan bisnis. Juga kita dorong kemudian menggunakan digitalisasi pembayaran,” ungkapnya.
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati sangat mendukung upaya untuk memasifkan program Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan bersama Bank Indonesia dengan adanya pelatihan dan sosialisasi yang masif kepada para pelaku usaha.
Anis memandang perlu adanya dukungan kebijakan dari pemerintah yang berperan aktif maupun stakeholder terkait. Antara lain, perlu adanya basis tunggal UMKM dan data berbasis jenis kelamin, agar memudahkan pemerintah maupun swasta dalam menargetkan bantuan kepada wirausaha perempuan.
“Dari laporan United Nations Development Programme (UNDP) menemukan bahwa usaha yang dikelola perempuan lebih mampu bertahan daripada laki-laki saat pandemi lalu, 47 persen wirausaha wanita menggunakan penjualan online. Ini baik untuk pertumbuhan ekonomi digital jika dikawal dengan baik” pungkas politisi senior PKS tersebut.
Dalam acara FGD tersebut turut hadir Gatot Setiawan dari Bidang Perekonomian Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Ir. Hairul Hidayat Ketua Dewan Kota Jakarta Timur, Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Jakarta Timur Ikrar Aulia Agustianto, M.Si, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Bpk. Rudi Hananto.







