, , ,

Kurang dari 24 Jam Ungkap Kasus Pembunuhan Siswi, Kepsek MTS.n Aspresiasi Kapolres Tanjung Balai

LiputanToday.com – (Tanjung Balai) – Kepala Sekolah MTsN Drs. Hasanuddin Marpaung Sangat Aspresiasi Kinerja Kapolres Tanjung Balao AKBP Putu Yudha Prawira. SIK. MH yang mengunkap kasus pembunuhan anak murid kami.

 

Berdasar Keterangan yang dihimpun Wartawan ruangan kerjanya, Kepala MTsN Kota Tanjung Balai Drs Hasanuddin Marpaung Memberikan Apresiasi Kepada Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH Beserta Jajarannya yang telah berhasil Mengungkap dan Menangkap tersangka SP Pelaku Pembunuh dan Pencabulan Siswi Sekolah yang dipimpinnya.

Sejak Peristiwa tersebut diketahui terjadinya pada pada hari Sabtu tanggal 7 Maret 2020 Pukul 07.00 WIB, Kami dari pihak sekolah selalu berdoa dan berharap Siapapun Pelakunya agar dapat segera terungkap dan ditangkap serta di Proses Sesuai Hukum Yang berlaku,” ucap Hasanuddin pada Selasa, (10/03/20).

Selanjutnya kami dari pihak Sekolah terus mengikuti perkembangan pengungkapan peristiwa pembunuhan yang menimpa Siswi MTS.n dan kami juga yakin dari pihak Kepolisian Polres Tanjung Balai dapat Mengungkapkannya, jelasnya kepala sekolah MTS.n itu.

Pada hari Sabtu tanggal 7 Maret 2020 Sekira Pukul 20.00 WIB, Saya Mendengar informasi bahwa Polres Tanjung Balai Telah Mengamankan Seorang Laki-laki yang bernama SP yang diduga sebagai Pelaku Pembunuhan terhadap Siswi Sekolah yang dipimpinnya.

Sambung Bapak Hasan, Kami Bangga dan Mengapresiasi Kinerja Polres Tanjung Balai, Rasa Was-Was dan Kecemasan Kami Semua Masyarakat Kota Tanjung Balai terobati, Kurang dari 1 X 24 Jam Peristiwa Pembunuhan yang Minimpa Siswi Kami dapat Diungkap dan Menangkap SP sebagai Terduga Pelakunya.

Berharap, Terhadap tersangka dapat diproses dan diberikan Hukuman yang setimpal atas Perbuatan yang telah dilakukannya, Bapak Hasan Mengakhiri. (RH).

, ,

Hajar dan Siksa Korban di Warung Tuak, Akhirnya Galiong Diciduk Polisi

LiputanToday.Com (Tanjung Balai) — Unit Reskrim Polsek Datuk Bandar Polres Tanjung Balai telah meringkus tersangka Jasman Dolok Saribu alias Galiong (26) warga Jln. Gereja Nias, Gg Bawal, Kel. Sirantau, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, yang Profesi sehari-harinya sebagai Nelayan dengan kasus penganiayaan. (27/02) sekira Pukul 10.00 Wib.

Berdasarkan keterangan yang diterima awak media, Jumat (28/02/2020) sekira Pukul 14.45 Wib, Kapolres Tanjung Balai yang melalui Kapolsek Datuk Bandar AKP Dedi Endriadi Membenerkan bahwa tersangka kasus penganiayaan sudah kita Amankan dengan Inisial Galiong.

Rasmawati Sitindaon Korban Penganiayaan (44), Pekerjaan Wiraswasta, Alamat Jln. Alteri Kel. Sirantau Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai dan saksi mata yang melihat terjadi penganiayaan adalah Rudi Marpaung (44), Alamat Jln Alteri, Kel. Sirantau, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai dan saksi lainnya yang bernama Sunardi alias Nardi (72), Alamat Alteri, Kel. Sirantau, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai.

Dijelaskan AKP Dedi Penangkapan tersangka dilakukan Karna Laporan dari Korban Rismawati Sitindaon yang mengatakan pada hari Kamis tanggal 27 Pebruari 2020, sekitar Pukul 02.00 Wib, tersangka Jasman Dolok Saribu mendatangi kedai tuak milik korban di Jln. Alteri Kel. Sirantau Kec. Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, saat itu tersangka bertemu dengan korban dan kemudian tersangka Galiong meminta uang Rp.100.000 guna uang (PS) Pemuda Setempat, Karena korban tidak mau memberikan sehingga tersangka marah dan kemudian memukul meja, Hingga menjambak rambut korban (RS) dan Membenturkan Kepala Korban ke Tiang Kayu Kedai Tuak tersebut, Kemudian tersangka menarik tangan kiri korban dan memicitnya sambil menekannya ke meja, Sehingga korban mengalami bengkak pada bagian kening, luka lecet pada tangan kiri serta memar pada telapak tangan korban.

Dolok Saribu alias Galiong
Dolok Saribu alias Galiong (26) warga Jln. Gereja Nias, Gg Bawal, Kel. Sirantau, Kec. Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai

Atas Kejadian tersebut, Pukul 02.15 Wib, Korban langsung Membuat Laporan Kepolsek Datuk Bandar dan Pihak Polsek Langsung Menindak Lanjuti Laporan dari Korban Tersebut,” kata AKP Dedi.

“Selanjutnya AKP Dedi menjelaskan bahwa tersangka Galiong berhasil ditangkap pada Pukul 10.00 Wib, Kamis (27/02/2020) di kediaman nya.

Atas perbuatannya, tersangka dibawa Kekantor Polsek Datuk Bandar untuk Diproses sesuai Hukum yang berlaku.

Terhadap tersangka dipersangkakan Melanggar Pasal 351 ayat 1 KUHPidana dan Terhadap Tersangka Telah dilakukan Penahan Terhitung Tanggal 28 Februari 2020 di RTP, Akp Dedi mengakhiri. (RH).

, ,

Satlantas Polres Pessel Razia Kendaraan Pakai Knalpot Racing

LiputanToday.Com (Pesisir Selatan) – Satlantas Polres Pesisir Selatan mengelar penertiban kelengkapan kendaraan bermotor termasuk kendaraan yang memakai Knalpot Racing, di jalur dua Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), Painan, Kecamatan IV Jurai. Rabu (26/2).

Kapolres Pessel AKBP. Cepi Noval, S.IK melalui Kasat Lantas Iptu Yuliadi. SH, MH mengatakan bahwa, kegiatan rutin Satlantas Polres Pessel hari ini sasaran pengendara motor yang memakai Knalpot Racing, dan kelengkapan berkendara, serta surat – surat kendaraan. Juga curanmor.

“Ini merupakan atensi pimpinan, dan Kita turunkan anggota melaksanakan giat sore ini,” kata Kasat Lantas.

Yuliadi menuturkan, bagi masyarakat yang melanggar aturan kami akan laksanakan penindakan tegas, baik itu secara kasat mata maupun tidak menggunakan helm dan tidak dilengkapi surat – surat SIM atau STNK.

Dari giat penertiban sore ini, kendaraan yang melanggar aturan khususnya knalpot racing Kita akan amankan, dan rata – rata pemakai knalpot racing masih didominasi kalangan atau remaja, dan juga pelajar.

“Kita akan kumpulkan knalpot racing ini, dan untuk kedepan dilakukan tindakan lebih lanjut,” tutur Iptu Yuliadi.

Walaupun tindakan tegas Kita berikan, Yuliadi menghimbau pada masyarakat dan pengendara kendaraan roda dua serta roda empat tetap mematuhi atarun berkendara, serta memperhatikan keselamatan diri, dan orang lain.

Lebih jauh disampaikan Kasat Lantas Iptu Yuliadi bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan di wilayah Hukum Polres Pessel. (Red/Rio).

, ,

Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Bosalia Jeneponto Belum Ditahan

LiputanTODAY.Com (JENEPONTO) – Tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Bosalia Jeneponto hingga kini belum ditahan.

Aktivis yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) mendesak Polres Jeneponto untuk menahan para tersangka.

Nurul Imam Rahman selaku Jendral Lapangan mengatakan bahwa penanganan tindak pindana korupsi bukan lagi ditempuh dengan metode kovensional tetapi korupsi harus betul – betul dengan metode yang terintegritas, terarah, terencana, serta komitmen terhadap seluruh aparat penegak hukum.

“Melihat proses penanganan dugaan korupsi mega proyek Jembatan Bosalia yang dikerjakan oleh PT. Trikarya Utama Cendana itu terkesan lamban dan mandul,” jelas Nurul Imam Rahman dalam orasinya. Selasa, (25/2/2020).

Imam berharap penanganan dugaan korupsi jembatan Bosalia itu betul – betul serius ditangani demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Berikan efek jera terhadap pelaku korupsi. Kami juga mendesak Kejari Jeneponto untuk mempercepat penanganan kasus korupsi Jembatan Bosalia dan profesional dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya,” kata Nurul Imam dalam tuntutannya di depan Kejari Jeneponto.

Sementara Kasi intel kejaksaan Negeri Jeneponto yang menerima pengunjuk rasa mengatakan, bahwa berkas perkara yang dilimpahkan penyidik Polres jeneponto sejak Kamis,13 Februari 2020 kami sudah P-21kan dan tadi pagi sebelum kasi pidsus bersama Kajari ke Makassar untuk menangani kasus lain, beliau langsung memberikan hasil P-21 ke penyidik Polres jeneponto.

“Kami menunggu barang bukti beserta tersangka dilimpahkan oleh Penyidik Polres Jeneponto,” ujar Kasi Intel Kejari Jeneponto.

Pengunjuk rasa berkomitmen akan terus mengawal dugaan korupsi tersebut sampai tuntas.

Diketahui proyek pembangunan Jembatan Bosalia tahap I yang dikerjakan pada 2016 oleh Dinas PU Jeneponto merugikan negara sebesar Rp 644 juta.

Sudah ada lima orang yang dijadikan tersangka oleh Polres Jeneponto masing-masing MT, AM, AS, RM dan AA. Mereka ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 20 Agustus 2019 lalu. (Red/Gam/Sub).

, ,

Kapolres Serta Forkopimda Asahan Resmikan Gedung Olahraga Divia Cita dan Gelanggang Olahraga Endra Dharmalaksana Polres Asahan

LiputanToday.Com (ASAHAN) – Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. beserta Forkopimda Kabupaten Asahan, Senin (24/02/2020) meresmikan Gedung Olahraga Divia Cita dan Gelanggang Olahraga Endra Dharmalaksana yang berada di halaman Polres Asahan.

Peresmian ditandai dengan Penandatanganan Batu Prasasti oleh Kapolres dan Bupati Asahan, serta pembukaan tirai Dinding Prasasti Endra Dharmalaksana.

Gedung Olahraga Divia Cita yang baru selesai di renovasi ini, merupakan bagian dari Gelanggang Olahraga Endra Dharmalaksana yang terdiri dari lapangan Bola Basket, Bola Voli, Bola Kaki Futsal dan lapangan tembak Polres Asahan.

Dalam sambutan nya, Kapolres Asahan mengatakan bahwa Gelanggang Olahraga Endra Dharmalaksana ini selain bisa digunakan oleh personil Polres Asahan, juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk berolahraga.

“Lapangan olahraga bola basket, bola voli dan bola kaki futsal ini nanti nya boleh digunakan oleh masyarakat umum. Karena sebelum diresmikan, kami personil Polres Asahan sering berolahraga bola basket dengan masyarakat sipil, dari sore sampai malam. Lapangan ini bisa dipergunakan pada malam hari karena sudah dilengkapi dengan lampu, sehingga bisa dimanfaatkan untuk berolahraga pada malam hari”, kata Faisal.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Asahan H. Surya, Bsc, mengatakan ditangan Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu lahan Polres Asahan yang kurang lebih 1 hektar bisa benar-benar dimanfaatkan.

“Di tangan Pak Kapolres Faisal inilah lahan kosong yang dulunya hanya berfungsi sebagai lapangan tembak, kini berubah menjadi sarana beberapa cabang olahraga. Ada lapangan untuk bola basket, bola voli, bahkan bola kaki futsal. Itulah kehebatan Bapak Faisal bisa memanfaatkan lahan kosong menjadi beberapa sarana olahraga. Ibarat di dunia pertanian, istilahnya tumpang sari”, kata Bupati Asahan disambut tepuk tangan pada hadirin.

Lebih lanjut Bupati Surya berharap nanti nya apa yang sudah dilakukan dan yang akan ditinggalkan oleh Faisal, dapat dilestarikan dan dilanjutkan oleh Pejabat Kapolres Asahan yang baru.

“Pada prinsip nya Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus mendukung program-progam kerja Polres Asahan terutama program kegiatan positif yang bersentuhan dengan masyarakat. Kami Pemerintah Kabupaten Asahan beserta masyarakat akan terus mendoakan Bapak Faisal agar senantiasa sehat dan sukses selalu karirnya, dan bisa cepat tambah bunga melati nya dari 2 menjadi 3. Dan kami juga berharap jika nanti jarak jauh memisahkan, namun kami Pemerintah Kabupaten Asahan dan masyarakat tetap dekat di hati Faisal Napitupulu”, tutup Surya.

Usai meresmikan Gedung Olahraga Divia Cita dan Gelanggang Olahraga Endra Dharmalaksana, Forkopimda Kabupaten Asahan melakukan olahraga bola basket, latihan menembak, dan melakukan pertandingan bola kaki futsal antara perwira Polres Asahan melawan awak media.

Turut hadir dalam acara peresmian ini Bupati Asahan, Kajari Kisaran, Danlanal Tanjung Balai Asahan, perwakilan Dandim 0208/AS, perwakilan Danyon 126/KC, Pejabat Utama dan Perwira Polres Asahan, Ketua Bhayangkari cabang Asahan beserta pengurus, Kapolsek jajaran Polres Asahan, Ketua Koni, Ketua PWI, awak media, para pelajar dan sejumlah masyarakat Kabupaten Asahan. (Red/Jimmy).

, ,

Polres Asahan Musnahkan Barang Bukti Narkotika dari 40 Kasus dan 58 Tersangka

LiputanToday.Com (ASAHAN) – Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap sebanyak 40 kasus narkotika serta meringkus 58 Orang Tersangka pada periode Januari 2020 hingga 14 Februari 2020, Barang bukti yang diamankan yakni Sabu-Sabu seberat 575,17 Gram dan Daun Ganja seberat 13,68 Gram.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. saat menggelar temu pers di Mapolres Asahan, Jumat (14/02/2020) pada kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika di Polres Asahan.

“Barang bukti narkotika yang kita musnahkan saat ini merupakan hasil pengungkapan periode Januari 2020 hingga 14 Februari 2020. Jutaan nyawa anak bangsa terselamatkan dari bahaya narkotika yang kita musnahkan ini”, ujar Faisal didampingi Kasat Narkoba AKP Antony Tarigan, S.H.

Kapolres juga mengatakan, pada periode Januari hingga Desember 2019 yang lalu, Polres Asahan berhasil mengungkap 314 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 421 orang, dan barang bukti narkotika yang disita yakni 4.754,91 gram daun ganja, 5.279, 319 gram Sabu-sabu dan 2.193 butir pil ekstasi.

“Polres Asahan tetap serius dalam memberantas Narkoba, Karena wilayah Kabupaten Asahan merupakan salah satu jalur masuk maupun keluarnya peredaran narkotika melalui laut. Oleh karena itu, saya bersama dengan Pemkab, DPRD Asahan dan DPRD Provinsi, sudah mengupayakan dan sudah disetujui untuk membentuk Satuan Polisi Air Polres Asahan agar bisa memberantas peredaran narkotika maupun barang-barang terlarang lainnya yang akan masuk ke Kabupaten Asahan melalui jalur laut”, ungkap Kapolres.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Asahan, H. Surya, BSc. yang hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Asahan dan seluruh jajaran, karena telah memberantas peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.

“Pemberantasan narkoba ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan situasi yang aman di Kabupaten Asahan. Narkoba adalah musuh bersama, oleh karena itu tidak ada bagu alasan kita semua untuk tidak mendukung pemberantasan peredaran narkotika khusus nya di Kabupaten Asahan”, ujar Bupati Asahan.

Sebelum dimusnahkan, petugas Laboratorium Forensik cabang Medan melalukan pemeriksaan terhadap barang bukti narkotika. Barang bukti pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender sementara barang bukti sabu-sabu dimusnahkan dengan cara direbus.

Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika Bupati Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Dandim 0208/Asahan, Pejabat Utama dan Perwira Polres Asahan, perwakilan DPRD Asahan, petugas Labfor cabang Medan, perwakilan Kejaksaan Negeri Kisaran, perwakilan BNNK Asahan, Tokoh Agama serta Tokoh Pemuda Kabupaten Asahan. (Red/Jimmy).

, ,

Setelah Shalat subuh Jammah, Kapolsek Bajeng Berdialog Dengan Jammah Masjid

LiputanTODAY,Com (GOWA) – Kapolsek Bajeng Polres Gowa, Iptu Sunardi, SH, MH didampingi Bhabinkamtibmas Desa Panyangkalang, Aiptu Abd. Rahim bersama warga Dusun Ciniayo Desa Panyangkalang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa melaksanakan shalat Subuh berjamaah di Mesjid At Taubah, Untuk menjalin keakraban dengan jemaah mesjid, Kamis, (6/2/2020).

Setelah selesai Shalat Subuh berjamaah dan do’a bersama warga, Kapolsek berdialog menyampaikan pesan-pesan kepada jamaah untuk selalu menjaga kerukunan.

“Kami himbau kepada jamaah sekalian, mari bersama-sama menjaga situasi kondusif di lingkungan kita, serta bijak dalam penggunaan sarana media sosial dan jangan gampang percaya dan terprovokasi dengan kabar yang ada, cek dulu kebenaran beritanya,”imbau Kapolsek.

Ia juga mengharapkan, agar warga saling meningkatkan dan memupuk tali persaudaraan dan kerukunan antar umat serta tidak mudah diadu domba oleh kelompok/faham yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Kapolres Gowa Akbp Boy FS Samola, SIK, MH melalui Kapolsek Bajeng Iptu Sunardi, SH, MH, Dengan kegiatan Shalat Subuh berjamaah dengan warga, berharap adanya hubungan yang baik dengan warga masyarakat, sehingga meminimalisir gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bajeng.